Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengenalkan Literasi Finansial Sejak Dini

Fendy Hermansyah • Kamis, 13 November 2025 | 15:50 WIB
Oleh: Nurdayati, S.Pd*)
Oleh: Nurdayati, S.Pd*)

’’Implementasi literasi finansial di SD merupakan investasi jangka panjang guna menyiapkan generasi yang cerdas secara finansial’’

LITERASI finansial adalah kemampuan seseorang dalam memahami, mengelola dan mengambil keputusan yang bijak terkait keuangan berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki guna mencapai kesejahteraan finansial dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Berdasarkan hasil studi PISA (Programme for International Student Assesment) (2022) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) (2024) menunjukkan bahwa budaya literasi di Indonesia masih sangat rendah. Termasuk salah satunya adalah literasi finansial yaitu pemahaman tentang bagaimana cara mengelola keuangan sehingga masih banyak masyarakat di Indonesia yang kesulitan menglola keuangannya. Hal ini dibuktikan dengan tingginya tingkat kemiskinan, gaya hidup konsumtif serta jeratan hutang baik di bank, rentenir maupun di pinjaman online.

Hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2022 juga menunjukkan bahwa rata-rata tingkat literasi finansial masyarakat Indonesia saat ini hanya mencapai 49,68 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun banyak orang memiliki akses ke layanan keuangan, tetapi pengetahuan, keterampilan dan sikap mereka tentang cara mengelola keuangan masih sangat kurang.

Sehingga literasi keuangan sudah semestinya disisipkan pada kurikulum formal guna menanamkan kecerdasan finansial sejak dini. Karena pengenalan literasi finansial sejak dini sangatlah penting untuk membentuk generasi  yang cerdas dalam mengelola keuangan. Namun demikian literasi finansial masih belum menjadi topik utama dalam pembelajaran di sekolah, terutama sekolah dasar. Kendalanya antara lain, literasi finansial belum menjadi mata pelajaran wajib yang terstruktur dalam kurikulum, keterbatasan materi ajar dan materi ekonomi yang terlalu abstrak.

Fenomena seperti inilah yang membuat kami tergerak untuk mengenalkan literasi finansial kepada peserta didik di SDN Sumberwuluh Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Dengan harapan, mereka dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Cara yang paling mudah adalah memasukan materi literasi finansial tersebut melalui kegiatan intrakurikuler maupun kokurikuler, diantaranya adalah mengadopsi dari Cha-Ching Curriculum, ada empat konsep dasar pengelolaan keuangan, antara lain, mendapatkan (earn), menabung (save), belanja (spend), dan menyumbang (donate).

Mula-mula, mengajak siswa untuk melakukan pembiasaan yang dapat membentuk karakter, diantaranya adalah menabung, mengisi kas kelas, mengaktifkan koperasi sekolah dan program EMAS, yaitu Gerakan Empati Teman Sebaya, empati teman sebaya diantaranya ialah iuran untuk menjenguk teman yang sakit hingga membantu teman yang tidak membawa uang saku, langkah konkret tersebut sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas dan peduli terhadap sesama.

Pendekatan terhadap siswa menjadi elemen penting untuk menyampaikan literasi finansial tersbut, cara paling menarik dan menyenangkan bagi siswa adalah menggunakan berbagai medium. Di antaranya menonton bersama video animasi bertema finansial,  tentunya yang mudah dipahami oleh peserta didik,  melakukan permainan monopoli, kolase kartu kebutuhan dan keinginan ,serta modifikasi ular tangga dan lain-lain.

Intinya pembelajaran literasi finansial di sekolah dasar harus dilakukan dengan menyenangkan dan konsisten, sehingga anak-anak mudah memahami. Selanjutnya, mampu menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari, membentuk karakter dan bermanfaat untuk sesama, di setiap kehadirannya dalam relung kehidupan sosial, baik berbangsa dan bernegara. (*)

*) Pengajar di SDN Sumberwuluh Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Dosen Pengampu: Dr. Nurul Istiq’faroh, M.Pd dan Prof. Dr.Wahyu Sukartiningsih, M.Pd.

 

Editor : Hendra Junaedi
#ojk #literasi finansial #opini #Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan