Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dampingi UMKM Katering Mojokerto, Dorong Transformasi Digital dan Manajerial

Fendy Hermansyah • Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:10 WIB

 

Photo
Photo

UPAYA penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Mojokerto mendapat dukungan nyata dari kalangan akademisi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Depot Trifena-sebuah usaha katering yang telah beroperasi sejak 1996-mendapat pendampingan intensif selama dua bulan dari mahasiswa Program Magister (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (UM).

Kegiatan ini digagas oleh Suryowanto, mahasiswa S2 UM, dengan bimbingan dari dua dosen pembina, yakni Prof. Dr. Agung Winarno, MM dan Dr. Agus Hermawan, GrandDipMgt., M.Si., MBus.. Pendampingan dilakukan untuk menjawab tantangan yang dihadapi Depot Trifena dalam aspek produksi, pemasaran, sumber daya manusia, dan pencatatan keuangan. ’’Tujuan kami adalah memberikan solusi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Pendekatan ini tidak hanya teoritis, tetapi langsung diterapkan di lapangan,’’ ujar Suryowanto.

Melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis data operasional, tim pengabdian merancang strategi pembinaan yang mencakup empat aspek utama. Di bidang produksi, Depot Trifena difasilitasi menjalin kemitraan baru dengan pemasok bahan baku dan melakukan diversifikasi sumber pasokan. Di bidang pemasaran, pelatihan digital marketing diberikan agar usaha ini mampu memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Dalam aspek sumber daya manusia, tim membantu menyusun standar operasional prosedur (SOP) dan memberikan pelatihan manajemen waktu kerja. Karyawan kini bekerja lebih terstruktur dan disiplin. Sementara itu, pencatatan keuangan yang sebelumnya dilakukan secara manual telah beralih menggunakan aplikasi sederhana, sehingga pemilik usaha dapat memantau arus kas dan membuat laporan keuangan dasar. ’’Sekarang saya bisa tahu untung-rugi harian langsung dari HP. Promosi lewat Instagram juga mulai mendatangkan pelanggan baru,’’ ungkap pemilik Depot Trifena.

Hasil kegiatan dengan adanya pendampingan ini, Depot Trifena juga mengalami kenaikan omzet yang signifikan tiap bulannya, menandakan bahwa strategi yang diterapkan berhasil memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha. menunjukkan peningkatan efisiensi operasional, konsistensi kualitas produk, serta perluasan jangkauan pasar. Pendekatan pembinaan yang bersifat partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal ini dinilai efektif dan berpotensi untuk direplikasi oleh pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas kewirausahaan lainnya.

Dengan sinergi antara dunia akademik dan pelaku UMKM, Mojokerto diyakini memiliki peluang besar untuk mendorong transformasi usaha yang lebih profesional, adaptif terhadap digitalisasi, dan berkelanjutan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. (*)

*) Mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang

Editor : Hendra Junaedi
#Manajerial #transformasi digital #katering #usaha katering #opini #umkm