Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Empat Hal yang Perlu Diperhatikan saat Berpuasa

Khudori Aliandu • Kamis, 14 Maret 2024 | 11:35 WIB

Adi Dwi Wahyu Purwanto, Sekdes Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Adi Dwi Wahyu Purwanto, Sekdes Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Oleh: Adi Dwi Wahyu Purwanto, Sekdes Singowangi Kutorejo

ALLAH mewajibkan kita puasa pada Ramadan adalah untuk menjadikan kita sebagai orang-orang yang bertakwa. Kalimat menjadi orang yang bertakwa di dalam surat al-Baqarah 183, Selanjutnya,’’ Bulan Ramadan adalah bulan yang hebat karena hanya dalam waktu satu bulan bisa menjadikan orang dari tingkatan beriman menjadi orang yang bertakwa’’.

Itulah yang menentukan posisi kita di sisi Allah SWT. Semakin tinggi ketakwaan kita semakin dekatlah posisi kita kepada Allah SWT. Tingkat ketakwaan kita sangat ditentukan oleh Ibadah, akhlak dan iman kita kepada Allah SWT.

’’Janji Allah kepada orang yang bertakwa adalah ampunan Allah dan kebebasan dari api neraka. Dua hal ini merupakan kemenagan yang besar bagi seorang Muslim yang berpuasa. Agar puasa yang kita laksanakan ini membawa hasil ketaqwaan kepada kita, maka haruslah diperhatikan minimal empat hal.

Pertama, Syarat dan rukunnya harus dipenuhi, kedua; harus menjaga diri dari hal-hal yang membatalkannya. Ketiga; menjaga diri dari hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa. Dan yang Keempat; hendaklah memperbanyak amalan sunnah selama berpuasa.

Agar puasa yang kita lakukan tidak sia-sia ada empat hal pula yang harus kita jaga. Pertama, Ikhlas, dalam melaksanakan ibadah kepada Allah harus ikhlas semata-mata karena Allah dan mengharap rida dari Allah.

Kedua Ilmu; kita harus tahu syarat rukunnya, kita harus tahu wajib dan sunnahnya, kita harus tahu hal-hal yang dapat membatalkan puasa maupun yang menghilangkan pahala puasa. Ketiga, meninggalkan hal-hal yang sia-sia (tidak bermanfaat). Keempat, Menghidupkan malam-malam Ramadan itu dengan ibadah kepada Allah

Kesimpulannya, bahwa ketakwaan yang telah diraih oleh seseorang yang melaksanakan ibadah puasa harus teraplikasikan dalam seluruh aspek kehidupan kapanpun dan dimana pun. Dan apabila di tengah perjalanan ia tergoda, terlupa atau tergelincir dalam kesalahan, maka segeralah bertaubat.

Yakni, dengan cara meninggalkan perbuatan-perbuatan yang melanggar tata aturan dan kembali ke tata aturan dan norma yang benar. Semoga Alloh SWT selalu menghindarkan diri kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Amin. (*)

Editor : Fendy Hermansyah
#puasa #kalam #ramadan #mojokerto