Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Makna Musik NDX A.K.A Familia

Fendy Hermansyah • Sabtu, 1 Juli 2023 | 12:00 WIB

Erika Firdayanti, mahasiswa asal Sumberjaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Erika Firdayanti, mahasiswa asal Sumberjaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
LAGU NDX A.K.A memang banyak digemari dikalangan masyarakat baik dari kalangan remaja maupun dewasa. Lagu ini menyongsong musik dangdut di Indonesia, umumnya lagu ini menggunakan Bahasa jawa yang sifatnya sarkasme. Dari seni musik ini ada kata yang mengandung Bahasa prokem atau slang. Bahasa prokem atau slang merupakan dialek sosial yang memberikan warna beda sebagai upaya menunjukkan identitas mereka.

Perjalanan musik dangdut sendiri sudah dianggap sebagai budaya lokal yang populer dan memiliki pengaruh besar. Selain memberikan efek kognitif bagi pendengar, musik dangdut juga memiliki dampak secara sosial karena irama yang enak untuk bergoyang, lirik sederhana yang mewakili pesan dari kalangan masyarakat, serta sebagai sarana transformasi pikiran manusia. Bagi masyarakat Indonesia, dangdut memiliki peran lebih, sebagai bentuk musik rakyat yang membentuk kepribadian masyarakat.

Salah satu lagu yang mengandung semantik yaitu pada lagu Kimcil Kepolen karya NDX A.K.A familia pada bait pertama

Pancene koe pabu nuruti ibumu Jare nek ra ninja ra oleh dicinta

Opo koyo ngene susahe wong kere

Ameh nyandeng tresno kalah karo bondo

 Memang kamu budak nurutin ibumu

Katanya kalo ga ninja ga boleh dicinta

Apa seperti ini susahnya orang miskin

Mau mendapatkan cinta kalah sama harta

Pada lirik tersebut merupakan sebuah pertanda kekecewaan dari seorang laki-laki untuk perempuan. Simbol kekecewaan dari lirik tersebut ditonjolkan pada kata ’’pabu”. Kata ’’pabu” sendiri banyak memiliki makna, jika di artikan dalam Bahasa prokem dari Yogyakarta yang berasal dari Bahasa walikan aksara Jawa hasu atau asu yang berarti ’’anjing”. Namun dalam Bahasa Jawa ’’pabu” adalah budak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kaitan semantik pada lirik lagu NDX A.K.A Aka Familia Kimcil Kepolen.

Sebagaimana bahasa merupakan cerminan dari pola pikir manusia, kata pabu memiliki makna yang negatif apabila disematkan pada seseorang karena diasosiasikan dengan Binatang yang dihindari oleh masyarakat muslim Indonesia karena Najis, artinya frasa ’’koe pabu” merupakan pernyataan sikap emosi seorang pria yang kecewa pada sikap Wanita.

Jika dikaji lebih dalam tidak hanya dalam lagu NDX A.K.A FAMILIA saja, banyak musisi zaman sekarang menciptakan lagu nya dengan Bahasa yang tidak wajar. Music dapat mempengaruhi pendengarnya, tidak sedikit seni lagu ini yang dibuat oleh penciptanya untuk menceritakan kisah hidupnya. Kita bisa termotivasi dengan mendengarkan music namun, bisa juga sedih. Meskipun banyak manfaat yang diberikan oleh musik, dengan begitu music juga memiliki efek negatif, menurut studi Journal of Personality and Social Psychology, lirik musik yang agresif meningkatkan pikiran dan perasaan yang agresif, yang dapat meneruskan perilaku agresif dan memiliki efek jangka panjang, seperti memengaruhi persepsi pendengarnya tentang masyarakat dan berkontribusi terhadap pengembangan kepribadian agresif. Terdapat juga dampak positif dari musik itu sendiri yaitu berupa luapan emosi seseorang yang dituangkan dalam sebuah syair lagu dan menjadikannya karya seni yang dikenal banyak orang.

Dapat disimpulkan dari kaitan semantik yang muncul dari lirik lagu Kimcil Kepolen karya NDX a.k.a Familia menunjukkan bahwa citra perempuan yang digambarkan dalam lirik lagu tersebut adalah citra perempuan materialistis. Ekspresi kekecewaan dalam lirik lagu tersebut digambarkan melalui pemilihan diksi-diksi sehingga menimbulkan makna yang berkorelasi dengan realitas masyarakat sehari-hari. (*)

*Mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

Editor : Fendy Hermansyah
#ndx aka familia #Majapahit #makna #kuliner #trawas #pacet #wisata #mojokerto #soekarno #trowulan #musik #onde-onde