Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Masjid Baitul Muttaqin, Desa Kutorejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto Dibangun Era Kolonial, Jadi Simbol Toleransi

Rizal Amrulloh • Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:55 WIB

 

MASJ

MASJID Baitul Muttaqin merupakan salah satu tempat ibadah yang bernilai historis di Kabupaten Mojokerto.
MASJID Baitul Muttaqin merupakan salah satu tempat ibadah yang bernilai historis di Kabupaten Mojokerto.
ID Baitul Muttaqin merupakan salah satu tempat ibadah yang bernilai historis di Kabupaten Mojokerto. Selain berdiri sejak masa kolonial, masjid yang terletak di Jalan Mayjen H. Soemadi, Desa/Kecamatan Kutorejo ini juga menjadi simbol toleransi.

Nilai toleransi di antaranya terletak pada lahan yang dijadikan sebagai tempat pembangunan masjid di tahun 1928 silam. Petak tanah seluas kurang lebih 20 x 60 meter tersebut merupakan hibah dari keluarga keturunan Tionghoa di masa prakemerdekaan.

Dengan lahan yang luas, masjid yang dulu dikenal dengan nama Masjid Onderan Koetoredjo ini menjadi salah satu tempat ibadah umat muslim yang terbesar di tingkat kecamatan.

Meski telah mengalami beberapa kali sentuhan renovasi, masjid yang hampir berusia satu abad ini masih menjadi simbol kerukunan antarumat beragama.

MASJID Baitul Muttaqin merupakan salah satu tempat ibadah yang bernilai historis di Kabupaten Mojokerto.
MASJID Baitul Muttaqin merupakan salah satu tempat ibadah yang bernilai historis di Kabupaten Mojokerto.

Cerminan pluralisme juga terdapat pada mimbar Masjid Baitul Muttaqin. Tempat untuk khotbah tersebut juga merupakan pemberian dari keluarga etnis Tionghoa. Mimbar kayu berhias ukiran ini juga masih dipertahankan hingga sekarang.

Tak sekadar sebagai simbol, Masjid Baitul Muttaqin juga terbuka bagi siapa saja, termasuk umat nonmuslim yang ingin berkunjung. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#Lentera Ramadan #Masjid mojokerto #Serambi Ramadan #masjid kuno #sejarah masjid