BERPUASA selama sebulan dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, bagi penderita sakit maag, puasa kadang dapat menjadi tantangan karena memicu kondisi yang lebih buruk.
Akan tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan beberapa tips yang aman dilakukan saat sedang puasa. Berikut 7 tips yang dapat dilakukan bagi penderita maag selama Ramadan.
- Selalu tertib sahur dan berbuka
Selama Ramadan, membiasakan sahur dan berbuka dapat memperbaiki sistem pencernaan.
Hal tersebut berdampak baik bagi tubuh, khususnya bagi penderita maag karena waktu yang teratur.
Yakni kapan perlu bekerja dan kapan harus mengistirahatkan organ pencernaan.
- Mengonsumsi obat maag
Saat sahur maupun berbuka dianjurkan tetap mengonsumsi obat maag.
Dapat juga konsultasi ke dokter agar obat maag yang dikonsumsi dapat berpengaruh secara maksimal ketika ibadah puasa.
- Menghindari makanan yang berlemak
Menu selama Ramadan biasanya mengandung lemak yang berat. Akan tetapi hal tersebut tidak disarankan bagi penderita sakit maag.
Makanan berlemak yang harus dihindari dapat berupa gajih, jerohan, gorengan, cokelat, dan juga santan. Makanan tersebut dapat membebani kerja lambung karena perlu dicerna lebih lama.
Hal tersebut mengakibatkan produksi asam lambung yang semakin meningkat.
- Menghindari makanan yang masam
Makanan masak yang perlu dihindari bagi penderita maag yaitu jeruk nipis, lemon, tomat hijau, kedondong, sayur asam, rujak, dan lainnya.
Saat datang penyakit maag, produksi asam lambung yang tinggi dapat melukasi mukosa lambung.
Jika sering mengonsumsi makanan yang masam, tingkat masam yang melukai lambung akan semakin banyak.
- Menghindari makanan yang pedas
Makanan pedas tentunya berasal dari bahan cabai.
Bahan tersebut mengandung capsaicin yang dapat mengakibatkan efek alergi seperti rasa perih di daerah lambung.
Jadi makanan yang mengandung rasa pedas sebaiknya dihindari.
- Menghindari minuman yang bersoda dan kopi
Minuman bersoda merupakan minuman yang dapat memicu produksi asam lambung yang tinggi.
Kopi juga mengandung kafien yang dapat membuat relaksasi otot kerongkongan, sehingga asam lambung akan naik.
Kedua minuman tersebut mengakibatkan rasa panas di dada.
- Menghindari tidur setelah makan
Setelah makan, sebaiknya menahan agar tidak langsung tidur. Anda dapat menahan minimal selama 3 jam terlebih dahulu.
Hal tersebut dapat mencegah naiknya asam lambung ke daerah kerongkongan.
Dapat juga mengatur waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Hindari begadang, kelelahan dan kelola stres agar maag tidak kambuh.
Editor : Fendy Hermansyah