Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ayni Zuroh Kembali Nakhodai DPC PKB 

Moch. Chariris • Jumat, 12 Juni 2026 | 01:28 WIB
Hj. Ayni Zuroh, SE. MM Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto
Hj. Ayni Zuroh, SE. MM Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto

 

Di Kota, DPP Jatuhkan Mandat ke Junaedi Malik 

MOJOKERTO RAYA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali memberikan mandat kepada Ayni Zuroh untuk menakhodai Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Mojokerto masa bakti 2026-2031. Kemarin (11/6), amanah tersebut disampaikan langsung Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal dalam Sosialisasi Ketetapan Tim Koordinator DPP PKB tentang Calon Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB melalui Zoom meeting. ’’(Ketua dewan tanfidz) DPC PKB Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh,’’ ujar Cucun.

Sosialisasi yang digelar secara daring ini turut diikuti oleh semua jajaran badan pengurus harian (BPH) DPC PKB, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto, dan para kader di kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri.

Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto Eka Septya Juniarti mengungkapkan, terpilihnya kembali Ayni Zuroh sebagai pucuk pimpinan partai berlambang bola dunia di Kabupaten Mojokerto tersebut sudah sesuai dengan mekanisme partai. Setelah sebelumnya DPC PKB Kabupaten Mojokerto menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Maret lalu. ’’Mandat sebagai ketua dewan tanfidz definitif ini disampaikan langsung oleh Pak Cucun,’’ terang Bendahara demisioner DPC PKB Kabupaten Mojokerto periode 2021-2026 ini.

Memang, dalam Muscab DPC PKB Kabupaten Mojokerto yang digelar sebelumnya tersebut menghasilkan tiga nama kader terbaik untuk disampaikan kepada DPP PKB. Di antara nama-nama yang bersaing tersebut adalah Ayni Zuroh sebagai incumbent, Eka Septya Juniarti, dan Supriyanto. Berikutnya mereka menjalani tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar DPP PKB pada April lalu. ’’Jadi, memang PKB mengedepankan sistem seleksi berjenjang yang ditentukan oleh DPP. Artinya, bukan kompetensi secara terbuka,’’ imbuhnya.

Pasca penetapan ketua tanfidz definitif ini, Ayni Zuroh mendapatkan tugas dari partai untuk segera merumuskan pembentukan tim formatur dan penentuan kader yang masuk dalam jajaran BPH. Eka, sapaan karib Eka Septya Juniarti, menambahkan, kendati ketua terpilih memiliki hak prerogratif dalam menentukan kepengurusan, namun hal itu tetap harus melalui mekanisme partai. Sebab, dalam penyusunan kepengurusan nanti berada di bawah pengawasan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jatim, sekaligus tergabung dalam tin formatur. ’’Sehingga secara prinsip setelah terbentuk DPC tetap akan mengajukan nama-nama tersebut untuk dilakukan verifikasi,’’ tandasnya.

Dia menegaskan, batas akhir penyerahan usulan nama-nama dalam BPH yang disusun tim formatur ini paling akhir sebelum digelarnya puncak Harlah ke-28 PKB pada 23 Juli mendatang di Jakarta. ’’Karena nanti hasilnya diumumkan serentak pada saat harlah,’’ tegas politisi asal Jatirejo ini.

Ketua DPC PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik.
Ketua DPC PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik.

 

Di sisi lain, pasca pemegang tongkat estatet kepemimpinan DPC PKB periode 2026-2031 diumumkan, belakangan terdengar beberapa nama yang berpotensi akan mendampingi Ayni Zuroh sebagai sekretaris dan bendahara. Setidaknya nama Eka dan Supriyanto disebut-sebut masuk dalam kandidat untuk menduki jabatan sekretaris dan bendahara. Kemunculan nama keduanya ini juga diperkuat dengan hasil penjaringan nama bakal calon ketua tanfidz periode 2026-2031 saat muscab berlangsung.

Namun, saat disinggung terkait kemunculan namanya di permukaan, Eka mengaku akan menyerahkan sepenuhnya kepada ketua tanfidz definitif dan tim formatur. ’’Ya, kita tidak boleh berandai-andai. Semua kewenangan dan keputusan sepenuhnya menjadi prerogatif bu ketua,’’ tandasnya.

Sementara itu, DPP PKB juga memutuskan kendali kepengurusan DPC PKB Kota Mojokerto untuk masa khidmat 2026-2031 kepada incumbent, Junaedi Malik. ’’Ya, betul, oleh DPP ketua diamanahkan kembali kepada Mas Juned (Junaidi Malik),’’ ungkap anggota Fraksi PKB DPRD Kota Mojokerto Enny Rahmawati.

Sehingga sebagai tahap selanjutnya, kata dia, ketua terpilih dan tim formatur ditugaskan untuk segera menyusun kepengurusan DPC, termasuk menentukan nama sekretaris dan bendahara. ’’Soal siapa yang dipilih, sejauh ini saya belum tahu. Kan saya ini pendatang baru di PKB,’’ kilahnya. (ris/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#dpc pkb kabupaten mojokerto #dpc pkb kota mojokerto #pkb #partai kebangkitan bangsa