Dua Paslon Pilwali Target Raih Kemenangan

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Rabu, 27 November 2024 | 15:45 WIB
ilustrasi pilkada. (dok JawaPos.com)
ilustrasi pilkada. (dok JawaPos.com)

KPU Tak Sediakan Quick Count
KOTA - Hari ini, dua pasangan calon (paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Mojokerto saling bertarung merebut 105 ribu suara masyarakat. Baik paslon nomor urut 1 Junaedi Malik-Khusnun Amin maupun paslon nomor urut 2 Ika Puspitasari-Rachman Sidharta Arisandi sama-sama mengejar singgasana kepala daerah dalam kontestasi Pilkada 2024.
Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1, Ferry Syamsul Huda menyatakan, tidak ada target lain selain meraih kemenangan di hari pemungutan suara Pilkada 2024. Menurutnya, berbagai ikhtiar telah dilakukan untuk mengantarkan pasangan dengan akronim Jamin menang dalam ajang pesta demokrasi daerah ini. ’’Posisi sekarang bagaimana caranya kita harus bisa menang, nggak ada yang lain,’’ tegasnya, Selasa (26/11).
Untuk mengawal suara paslon yang diusung PKB ini, timnya hari ini akan menerjunkan saksi yang disebar di 192 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kota Mojokerto. Terkait target, Ferry menyatakan tak mematok terlalu tinggi. Karena dengan unggul dalam jumlah suara sudah cukup untuk dapat memenangkan kontestasi Pilkada 2024 ini. ’’Kalau target kita tidak muluk-muluk. Mudah-mudahan diijabahi oleh Allah doa kita selama ini dan bisa 50 persen plus satu,’’ tandasnya.
Ferry berharap, ajang pemilihan kepala daerah lima tahunan ini dapat berjalan secara demokratis, jujur, dan adil. Karenanya, Sekretaris DPC PKB Kota Mojokerto ini menyatakan akan menghormati apa pun hasil akhir pada Pilkada 2024. ’’Kita akan menerima apa pun hasilnya, karena itu jadi pilihan masyarakat,’’ pungkasnya.
Sementara itu, Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 2 Santoso Bekti Wibowo mengatakan kemenangan menjadi hal yang mutlak pada hari pemungutan suara Pilkada 2024. Dia mengatakan, seluruh tim sukses dari 16 parpol baik di parlemen dan non-parlemen merapatkan barisan untuk mengantarkan paslon yang dikenal Ning Ita-Cak Sandi menuju jilid kedua. ’’Seluruh tim sukses paslon tinggal menjaga daerah masing-masing. Target kita kan menang 75 persen,’’ paparnya.
Target suara tersebut realistis untuk mampu diraih karena besarnya dukungan terhadap pasangan Ning Ita-Sandi sebagai calon petahana. Terlebih, ungkap Santoso, sebanyak 88,9 persen warga Kota Mojokerto juga menyatakan sangat puas atas kinerja Ning Ita menjabat Wali Kota Mojokerto periode 2018-2023 berdasarkan rilis dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. ’’Dengan hasil surveinya seperti itu, tentu kami optimistis bisa mencapai target kemenangan,’’ imbuh Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto ini.
Sementara itu, KPU Kota Mojokerto menyatakan tak menggelar quick count alias hitung cepat pada Pilkada 2024 hari ini. Di sisi lain, lembaga survei dan sejenisnya dipersilakan melaksanakan hitung cepat asal tak mengganggu kinerja KPPS.
’’KPU tidak melaksanakan yang namanya quick count, tetapi kami melaksanakan real count,’’ jelas Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Mojokerto Ulil Abshor. Menurutnya, hal itu sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 17 dan 18 Tahun 2024 yang mengatur pemungutan dan penghitungan suara.
Ulil menjelaskan, tahapan real count yang dimaksud. Setelah proses penghitungan di TPS oleh KPPS, hasil rekapitulasi akan disampaikan ke PPK di tingkat kecamatan melalui PPS kelurahan. ’’Di PPS tidak ada rekapitulasi. PPS hanya mengumumkan hasil penghitungan di tingkat TPS,’’ katanya.
Dari tingkat PPK, proses penghitungan nantinya berjenjang ke tingkat terakhir di KPU. Proses rekapitulasi dijadwalkan sampai 16 Desember. ’’Dari situlah nanti diketahui hasil pemenang pilwali,’’ imbuhnya.
Meski tak menyediakan hasil hitung cepat, Ulil menegaskan, KPU tak membatasi kegiatan quick count secara mandiri. Tetapi, dirinya meminta agar tak mengganggu kinerja KPPS. ’’Karena yang bisa masuk ke area penghitungan itu KPPS, saksi, dan PTPS. Posisi pemantau di luar tempat penghitungan suara,’’ tandasnya. (adi/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
Pilwali 2024 Pilkada Serentak 2024 Kota Mojokerto