Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pasangan Ikfina-Sa’dulloh Sapa Buruh Pabrik, Bakal Terapkan Pengolahan Sampah Terintegrasi

Khudori Aliandu • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 00:12 WIB

 

DISAMBUT HANGAT: Pasangan Ikfina Fahmawati dan Sa
DISAMBUT HANGAT: Pasangan Ikfina Fahmawati dan Sa

KABUPATEN - Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Ikfina Fahmawati dan Sa'dulloh Syarofi (Idola) menyiapkan strategi jitu untuk mengolah dan memanfaatkan sampah rumah tangga. Cabup dan cawabup ini bakal menerapkan sistem terintegrasi yang salah satunya berkolaborasi dengan perusahaan pengolahan limbah.

Rabu (16/10), hal itu disampaikan Ikfina saat kampanye di PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis. Kedatangan Ikfina di perusahaan pengolahan dan pemanfaatan limbah ini disambut penuh semangat ratusan karyawan. Tak henti-hentinya para karyawan melontarkan yel-yel dukungan kepada pasangan Idola.

Ikfina lantas meninjau langsung sistem pengolahan dan pemanfaatan berbagai jenis limbah di peruaahaan ini. Mulai dari sistem pembakaran atau insenerator, hingga pengolahan limbah menjadi batako.

’’Saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar PT PRIA. Maka, Anda semua juga menjadi bagian dari kami. Berikan restu kepada saya dan Gus Dulloh, kami berdua akan melanjutkan tugas kembali menjadi bupati dan wabup Mojokerto atas restu, dukungan, dan perjuangan Anda semua,’’ ungkap Ikfina.

Menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu misi pasangan Idola. Apabila terpilih menjadi bupati dan wabup Mojokerto periode 2025-2030, Ikfina dan Gus Dulloh bakal menerapkan sistem terintegrasi untuk mengatasi masalah sampah rumah tangga.

’’Ke depan kami (Idola) akan fokus terhadap pengolahan sampah rumah tangga supaya lebih bermanfaat dan memberikan solusi atas penumpukan sampah di TPA (tempat pembuangan akhir) kita,’’ terangnya.

Pengolahan dan pemanfaatan sampah rumah tangga bakal dibuat tersistem dan terpadu. Mulai tahap pengumpulan, pemilahan, daur ulang, sampai pemusnahan sampah yang tak bisa didaur ulang. Pada tahap daur ulang dan pemusnahan, salah satu kolaborasinya dengan PT PRIA.

’’Sistem kami buat lebih tertata skala kabupaten, seperti di Jepang. Sampah diambil terjadwal setiap hari sesuai jenisnya, kita sesuaikan dengan budaya kita. Yang jelas, kami akan bergerak menuju ke situ. Karena itu suatu bentuk perubahan perilaku,’’ tandasnya.

Ikfina mengaku sangat antusias ketika melihat insenerator milik PT PRIA yang pembakarannya mencapai suhu 1.200 derajat Celcius. Menurutnya, bakteri maupun virus dipastikan musnah pada suhu tersebut.

Hanya saja, dibutuhkan teknologi mutakhir untuk mengolah dan memanfaatkan abu sisa pembakaran. ’’Kalau kita paham dan tahu ilmunya, saya yakin itu akan menjadi hal yang produktif. Ini tantangan kita ke depan bagaimana teknologi kita tingkatkan,’’ pungkas Ikfina. (ori/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#pilbup 2024 #ikfina fahmawati #Pilkada Serentak 2024