Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Target Angka Partisipasi di Kabupaten Naik

Farisma Romawan • Kamis, 4 Juli 2024 | 01:12 WIB
ilustrasi pilkada. (dok JawaPos.com)
ilustrasi pilkada. (dok JawaPos.com)

KABUPATEN – KPU Kabupaten Mojokerto kembali menargetkan angka partisipasi masyarakat (parmas) naik di pilkada tahun 2024.

Capaian 90 persen dari total DPT diasumsikan mampu digapai KPU demi suksesnya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Komisioner divisi sosialisasi pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori mengungkapkan, capaian 90 persen tersebut bisa direalisasikan meski dengan usaha yang keras dan berat.

Khususnya dalam memberikan pemahaman dan meyakinkan pemilih agar bisa menggunakan hak pilihnya di TPS dengan benar.

Sebab, selama ini naiknya tingkat partisipasi juga dibarengi dengan tingginya angka surat suara tidak sah.

Sehingga KPU merasa harus ada terobosan baru dalam memberikan pemahaman yang efektif kepada pemilih. Khususnya yang berada di kawasan pelosok dan pedesaan agar bisa mencoblos calon pemimpin pilihannya dengan tepat.

’’Kami sendiri (KPU, Red) tidak mungkin mampu menjangkau sampai ke pelosok. Harapannya ada informasi pemilihan yang benar yang bisa disampaikan ke masyarakat,’’ ujarnya.

Muslim menegaskan, peningkatan tersebut tak lepas dari capaian parmas tahun 2020 sebesar 78 persen. Yang mana, ada peningkatkan signifikan dari tahun sebelumnya, yakni kurang dari 70 persen.

Tak hanya pilkada, acuan perbandingan juga bisa menggunakan hasil parmas pada pemilu 2024 kemarin yang mencapai angka 90 persen lebih.

Artinya, kesadaran para pemilih dalam menentukan pemimpin yang berkualitas untuk lima tahun kedepan sudah sangat tinggi.

 

Hal ini yang juga akan dijadikan pegangan KPU dalam menyosialisasikan pilkada di sisa waktu kurang dari lima bulan kedepan.

’’Saya kira pilkada bisa lebih tinggi dari pemilu karena atmosfer politiknya lebih dekat,’’ pungkasnya. (far/fen)

 

Editor : Imron Arlado
#dpt #KPU Kabupaten Mojokerto #tps #Partisipasi Aktif Masyarakat