KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tensi politik jelang pilkada di Kabupaten Mojokerto masih dinamis.
Keseluruhan parpol hingga kini masih menunggu keputusan DPP untuk telurkan rekomendasi.
Sambil menunggu arah dukungan politik DPP, dua parpol menjadi primadona.
Jadi incaran para kandidat untuk maju pada helatan Pilbup November mendatang.
Salah satunya PKB. Bermodalkan tiket utuh atau 10 kursi dari 50 kursi di DPRD, partai berlambang bola dunia ini banyak diminati tokoh potensial untuk berebut rekomendasi.
’’Sampai saat ini DPC PKB masih proses penjaringan. Total sudah ada 9 nama yang masuk, baik untuk bakal calon bupati ataupun bakal calon wakil bupati,’’ ungkap Ketua Deks Pilkada DPC PKB Kabupaten Mojokerto Mualimin, kemarin.
Pendaftar bakal calon kepala daerah melalui PKB masih dua tokoh potensial yang muncul.
Keduanya, petahana Bupati Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Muhammad Albarra. Selebihnya, ada tujuh bakal calon wakil.
Terdiri dua orang dari eksternal parpol, yakni Kepala Desa Cinandang Agus Siswahyudi dan Kepala Desa Gebangsari Sunyoto.
Sedangkan, lima orang dari internal parpol yang diusulkan.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, PKB Beri Formulir Penjaringan ke Petahana
Meliputi, Ketua DPC PKB Ayni Zuroh, Sekretaris DPC Masduqi Hasan, Hadi Fatkhur Rohman, Agus Fauzan, dan Akhmad Luthfy Ramadhani.
Meski ada 9 kandidat yang terdaftar hingga kini penjaringan masih tetap berlangsung hingga juknis dari DPP turun.
’’Kita tetap membuka selebar-lebarnya, tugas deks pilkada kan menerima pendaftaran siapa pun. Hasilnya akan disampaikan kepada DPP PKB untuk penentuan rekomendasi,’’ tegasnya.
Mualimin mengungkapkan, semua calon wajib mengikuti semua tahapan.
Termasuk, Uji Kepatuhan dan Kelayakan (UKK) yang digelar DPP sebelum arah rekomendasi diputuskan.
’’Dari UKK itu nanti DPP kan bisa menilai, mana yang layak meski sedikit banyak nanti juga pasti ada pertimbangan dari DPC,’’ tuturnya.
Para calon sudah menunjukkan komitmen dan keseriusannya maju pada helatan pilkada melalui PKB.
Baik Ikfina maupun Albarra yang sebelumnya hadir secara langsung di kantor DPC PKB.
Termasuk, Kepala Desa Cinandang Agus Siswahyudi yang menyerahkan formulir pendaftarannya, kemarin (15/5).
’’Ini menjadi komitmen awal. Jadi sudah terlihat jika benar-benar daftar bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di PKB,’’ tegas Mualimin.
Diantarkan sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kades Cinandang Agus Siswahyudi sudah memantapkan diri untuk maju sebagai bakal calon wakil bupati dengan mendaftar melalui penjaringan yang dibuka sejumlah parpol.
’’Semangatnya, kami ingin mewujudkan Mojokerto ini maju sejahtera yang berbasis desa,’’ ungkapnya usai serahkan formulir di kantor DPC PKB, kemarin.
Agus ingin mengisi ruang posisi Mojokerto dua yang belakangan banyak kekosongan agar memberikan nilai manfaat kepada masyarakat.
Sebagai komitmen, pihaknya sudah melakukan konsolidasi kepada dua partai. Jika sebelumnya secara resmi serahkan berkas kepada PDI Perjuangan, kali ini giliran kepada PKB sebagai partai pemenang Pileg 2024.
’’Pada diskusi awal ini mudah-mudahan kami berharap besar PKB sebagai partai pemenang, memberikan ruang kepada kami, dan insyaallah yang terbaik,’’ jelasnya.
Sedangkan, PDI Perjuangan juga banyak dilirik sejumlah kandidat untuk maju sebagai bakal calon bupati ataupun wakil bupati Mojokerto pada helatan pilkada tahun ini.
’’Sampai akhir penjaringan, ada lima pendaftar yang masuk tim penjaringan sebagai bakal calon bupati ataupun wakil bupati,’’ ungkap Ketua Tim Penjaringan Bacalon Bupati dan Wabup DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Setia Pudji Lestari, dikonfirmasi terpisah.
Dua bacalon bupati tak lain Ikfina Fahmawati dan Muhammad Albarra.
Keduanya secara resmi sudah mengembalikan formulir pendaftaran kepada tim penjaringan di kantor DPC PDIP jalan Bypass, Kecamatan Mojoanyar.
Sebaliknya untuk bacalon wakil bupati ada tiga. Terdiri, dua kader internal partai Bramastyo Kusumo Negoro dan Abdul Rokhim, serta satu dari eksternal ada Kades Cinandang Agus Siswahyudi.
’’Pak Bramastyo dan pak Agus ini berkas dan kelengkapannya sudah kita terima, tetapi DPC tidak menerima berkas kelengkapan dari pak Rokhim karena daftar secara online. Ini kita masih beri waktu seminggu untuk kelengkapan berkasnya,’’ tegasnya.
Setelah semua berkas lengkap, nantinya akan dibawa ke DPD PDI Perjuangan Jatim untuk ditindaklanjuti lebih lanjut sesuai aturan partai.
Pihaknya memastikan jika semua kandidat punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan rekomendasi partai pada helatan Pilbup 27 November mendatang.
Dalam waktu dekat, DPC juga bakal undang seluruh bakal calon untuk menyamanakn visi misi.
’’Nanti ada lagi rakercabsus yang undang semua bacalon untuk sampaikan visi misi di hadapan perwakilan struktural di masing-masing kecamatan,’’ tuturnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi