KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Upaya menjaring calon potensial Wali Kota-Wakil Wali Kota Mojokerto di Pilkada 2024 digulirkan sejumlah parpol. Selain PDIP, Nasdem juga turut membuka penjaringan terbuka bakal calon (bacalon) wali kota mulai 1 Mei hingga hari ini.
Dengan cara tersebut, partai pengusung bisa mendapatkan calon yang berkualitas dan siap bertarung di kontestasi demokrasi lima tahunan, November nanti. ’’Penjaringan terbuka ini sesuai dengan peraturan partai. Sehingga kami harus mencari yang kredibel dan berkualitas,’’ ungkap Ketua DPD Partai Nasdem Kota Mojokerto, Albert Pieters Lasut, kemarin.
Sama seperti partai lainnya, bakal calon yang mendaftar diwajibkan mengikuti rangkaian tahapan seleksi sebelum bisa diberi rekomendasi pencalonan. Mulai dari psikotest, hingga wawancara yang akan dikawal langsung oleh pengurus DPP Nasdem. ’’Setelah mendaftar, akan kami presentasikan bakal calon yang siap mengikuti tahapan penjaringan mulai pertengahan Mei sampai akhir Juli nanti,’’ tambahnya.
Setelah mendapat rekom, calon yang dipilih juga wajib mengikuti pembekalan calon pemimpin yang akan digelar awal Agustus. Pembekalan ini sifatnya wajib sebelum bisa mengantongi B.1-KWK sebagai syarat mendaftar ke KPU. ’’Setelah diberikan rekom partai untuk modal membangun koalisi, calon kepala daerah yang diusung harus ikut pembekalan. Setelah itu akan dimandati B.1-KWK sebagai syarat resmi mendaftar ke KPU,’’ tambahnya.
Dari penjaringan yang digelar, wali kota incumbent Ika Puspitasari dikabarkan siap mengikuti setiap tahapan penjaringan di partai yang mendapatkan 3 kursi di Pileg 2024 kemarin. Sore ini, perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini akan menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor DPD Partai Nasdem Kota Mojokerto. Sebelumnya, Ning Ita telah mengambil formulir secara online. ’’Sementara ini yang sudah konfirmasi untuk menyerahkan berkas adalah Bu Ika Puspitasari,’’ tegasnya.
Sementara itu, PDIP tak henti-hentinya menjajaki sosok lain yang pantas diusung di Pilwali November nanti. Selain tiga sosok yang santer mengikuti penjaringan, kader tulen PDIP Rachmawati Peni Sutantri juga masuk dalam bidikan bakal calon. Nama anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Jombang muncul usai pengurus DPC mendapat usulan dari DPW PDIP Jawa Timur. Dengan munculnya nama Peni, diharapkan persaingan merebut tiket utuh pencalonan yang dimiliki PDIP kian sengit.
’’Kami masih intens komunikasi dan penjajakan ke beberapa figur, termasuk Bu Peni (Rachmawati Peni Sutantri, Red) yang sekarang menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur,’’ ujar Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo. Lantas bagaimana dengan tiga sosok yang santer dekat dengan PDIP, Santoso mengaku masih terus berkomunikasi agar ketiganya segera menyerahkan formulir pendaftaran.
Baik Incumbent Wali Kota, Ika Puspitasari, anggota DPRD terpilih Rambo Garudo, serta putra menantu KH. Asep Saifuddin Chalim, Afif Zamroni diupayakan bisa saling berkompetisi untuk dipilih yang terbaik. ’’Komunikasinya tetap jalan, sambil mencari beberapa figur lain yang potensial,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi