Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ini Figur yang Santer Sedang Dilirik Gus Barra untuk Jadi Pendamping di Pilkada Mojokerto

Khudori Aliandu • Senin, 29 April 2024 | 15:50 WIB

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Peta politik jelang Pilkada serentak November mendatang di Kabupaten Mojokerto kian menarik.

Di tengah berebut rekomendasi kepada partai politik, para calon kontestan pilkada ini juga mulai melakukan pemetaan calon pendampingnya.

Mereka bahkan mulai kirim sinyal kepada tokoh potensial di Bumi Majapahit. Salah satunya yang dilakukan Muhammad Albarraa (Gus Barra).

Itu seperti mencuat saat Gus Barra melangsungkan pendaftaran pada penjaringan Calon Bupati Mojokerto oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto di kantor DPC jalan Bypass, Kecamatan Mojoanyar, Jumat (26/4) lalu.

Saat itu disebut-sebut wakil bupati ini menghendaki putra KH Chusaini Ilyas, Muhammad Syukron Fahmi sebagai pendampingnya dalam helatan pilkada serentak November mendatang. Ketika dikonfirmasi ke Gus Barra, dirinya tampak agak terkejut.

Ketua Ansor Kabupaten Mojokerto tersebut tak membenarkan sepenuhnya meskipun tak membantah jika tengah melirik putra Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Misbar, Gus Fahmi ini.

dinakhodai-gus-fahmi-siap-usung-kader-nu-di-pilbup
dinakhodai-gus-fahmi-siap-usung-kader-nu-di-pilbup

’’Sampean dengarnya terlalu tajam. Semuanya ada peluanglah. Jadi wakil ataupun pendamping, selama mau berjuang bersama membangun Mojokerto lebih baik,’’ ungkap Gus Barra kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Hanya saja, keinginan menggandeng Gus Fahmi tersebut disebut pula hingga kini masih belum ada lampu hijau.

Tokoh muda berlatarbelakang santri yang santer dibicarakan di kalangan politisi ini belum memberi kepastian atas pinangannya tersebut.

’’Semuanya masih menunggu. Yang pasti potensi (menggandeng Gus Fahmi) itu ada, itu dari nonpartai. Tapi, potensi kader internal (partai pendukung) juga ada,’’ bebernya.

Sebenarnya, pihaknya tidak mematok kriteria khusus dalam menjaring calon pendamping menuju Mojokerto satu tersebut.

’’Kriterianya, yang pasti (calon wakil) nanti bisa bersinergi membangun Kabupaten Mojokerto,’’ tambah Gus Bara menegaskan.

Dikonfirmasi terpisah atas pinangan tersebut Gus Fahmi belum mahu berkomentar. ’’Ngapunten tasek acara,’’ tandasnya singkat.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto Arif Winarko, mengatakan, di tengah konsolidasi, PPP terus memantapkan dukungan kepada Gus Barra. Lebih-lebih, petahana ini menjadi satu-satunya calon kontestan yang sudah melangsungkan komunikasi secara intens dengan PPP.

"Untuk rekom tetap DPP, cuma DPC sama DPW ini memfasilitasi karena Gus Barra itu punya keinginan yang mulai membangun Mojokerto. Ini harus ditangkap baik oleh PPP. PPP tidak boleh menghalangi sosok yang punyai cita-cita mulia demi masyarakat Kabupaten Mojokerto,’’ ungkapnya.

Terkait sosok pendampingnya, legislator daerah ini mengaku diserahkan sepenuhnya kepada bakal calon bupati. Menurutnya, Gus Bara dipastikan sudah mempunyai kriteria untuk menentukan wakil bupati.

Pihaknya meyakini, parameternya dipastikan suah ada, hanya saja belum ada nama yang dimunculkan. ’’Itu biasanya ditentukan injury time. Insyaallah teman-teman partai (pendukung) akan duduk bersama siapa sosok yang layak untuk mendampingi Gus Bara,’’ tegasnya.

Begitu juga dengan Partai Demokrat, yang sebelumnya secara tegas sudah menentukan sikapnya dalam helatan Pilbup 2024 di Mojokerto. Sebelumnya, secara penuh, penentuan pendamping bakal calon wakil bupati untuk Gus Barra juga nantinya bakal dikonsolidasikan bersama parpol koalisi.

’’Soal pendampingnya, nanti kita konsolidasikan bersama partai koalisi. Pokoknya dukungan kita tidak bersyarat. Calon wakil bupatinya tidak harus dari kita,’’ ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto Mochammad Soleh, terpisah.

Menurutnya, dukungan yang diberikan partai berlambang mercy ini tanpa syarat. Soleh mengungkapkan, dukungannya kepada Gus Barra ini bukan tanpa alasan.

Selain sudah berpengalaman duduki kursi eksekutif, dia juga mewakili generasi mudah dan milenial, termasuk berlatar belakang santri. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto majapahit #gus barra #Gus Fahmi #pilkada #PDI Perjuangan (PDIP)