Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mencuat Tiga Nama, PDIP Kota Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota

Farisma Romawan • Jumat, 26 April 2024 | 16:40 WIB
Photo
Photo

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Empat bulan jelang pendaftaran, PDI Perjuangan Kota Mojokerto kian mematangkan bakal calon yang akan diusung di Pilwali 2024, November nanti. Tiga nama disebut-sebut sebagai sosok yang siap diberi mandat untuk bertarung dalam sengitnya persaingan merebut kursi orang nomor satu di Kota Mojokerto itu.

Incumbent Wali Kota, IkaPuspitasari atau Ning Ita; kader dan caleg PDIP, dr. Rambo Garudo; hingga putra KH. Asep Saifudin Chalim, Afif Zamroni atau Gus Afif masuk dalam daftar bidikan DPC PDIP sebagai sosok yang pantas didaftarkan sebagai calon Wali Kota Mojokerto. Selain komunikasi intensif, ketiganya juga diminta mengikuti serangkaian penjaringan yang akan dibuka mulai pekan depan.

Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo menegaskan, penjajakan, dan pendekatan terhadap tiga sosok telah dilakoni pengurus sejak bulan lalu. Komunikasi intensif telah dijalin guna menyamakan visi dan misi partai bersama ketiga bakal calon. Termasuk kesiapan ketiganya ketika benar-benar maju dan diusung PDIP.

’’Sementara ini baru tiga nama yang sudah kami jajaki. Masih terus kami lakukan komunikasi agar proses pencalonan nanti selaras antara visi dan misi partai dengan sosok yang akan dipilih,’’ tuturnya. Untuk mengefektifkan pemilihan, DPC PDIP akan membuka pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota yang akan maju.

Termasuk ketiga nama yang saat ini hangat dibicarakan di internal DPC PDIP. Selain memenuhi persyaratan administrasi, sosok-sosok yang akan maju juga diwajibkan menjalani fit and proper test yang akan digelar di DPP. Setelah itu, DPP akan memilih satu dari beberapa nama yang pantas dan cocok untuk diusung berdasarkan hasil penjaringan.

’’Nanti yang berwenang memilih dan memutuskan adalah DPP. Kami ditugasi untuk melakukan penjajakan dan penjaringan di daerah,’’ ungkapnya. Ditanya soal sosok lain yang akan muncul, Santoso mengaku semua orang berhak ikut meramaikan bursa penjaringan. Artinya, siapapun bisa mengikuti serangkaian penjaringan berdasarkan aturan dan falsafah partai.

Namun dirinya tetap menegaskan jika segala keputusan tetap ada di tangan DPP PDIP. Sehingga pengurus di daerah hanya sekadar menjaring nama yang pantas disodorkan ke pimpinan pusat. ’’Untuk sementara ini yang potensi baru tiga nama itu. Kalau memang ada sosok lain, bisa ikut penjaringan yang dibuka selama dua minggu mulai pekan depan,’’ tandasnya.

Sebelumnya, DPC PDIP telah berkomunikasi dengan sejumlah figur yang pantas diusung sebagai calon Wali Kota Mojokerto di Pilwali 2024. Nama incumbent Ning Ita masuk dalam bursa penjaringan setelah program pemerintahannya selama lima tahun belakangan dianggap selaras. Kemudian kader dan juga calon wakil wali kota Mojokerto di Pilwali 2018, dr. Rambo Garudo juga telah dimintai kesiapannya untuk diusung kembali di Pilwali 2024.

Terakhir, nama Afif Zamroni, putra KH Asep Saifudin Chalim juga masuk dalam bursa penjaringan PDIP. Nama Gus Afif mencuat usai pengurus DPP PDIP, Mindo Sianipar bersilaturahim ke kediaman Kiai Asep, di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Senin (22/4). (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#pilwali #PDI Perjuangan (PDIP) #Kota Mojokerto