Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dewan Kabupaten Khawatir Meleset, Pembangunan Puskesmas Kemlagi Masih Capai 17,5 Persen

Khudori Aliandu • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 15:30 WIB

ATENSI: Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto beri atensi terhadap pengerjaan proyek Puskesmas Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, kemarin (13/10).
ATENSI: Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto beri atensi terhadap pengerjaan proyek Puskesmas Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, kemarin (13/10).
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Progres pembangunan Puskesmas Kemlagi masih menyentuh 17,5 persen.

Kalangan DPRD Kabupaten Mojokerto mendesak rekanan segera menambah jumlah pekerja agar proyek senilai Rp 1,8 miliar tersebut tak meleset dari jadwal.

Seperti yang diungkapkan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto Hartono. Ia meragukan proyek strategis daerah ini bisa tuntas sesuai jadwal.

Sebab, proyek ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

’’Ini pengerjaannya hanya 110 hari. Baru kerja tiga minggu, selesai ta? Kami yakin kok tidak akan selesai,’’ ungkapnya saat sidak kemarin.

Sangsi yang dialami Hartono bukan tanpa alasan. Sebab, di sisa waktu dua bulan mendekati tutup tahun anggaran, proyek dengan pemenang CV. Nusa Jaya Karya pekerjaannya masih jauh di bawah 50 persen.  

Di lapangan, para pekerja baru melakukan pemasangan ram besi untuk konstruksi lantai dua.

’’Pembangunan ini kan konstruksi gedung dua lantai. Sementara waktunya juga singkat sekali, tempatnya juga sangat sulit untuk bekerja,’’ paparnya.

Dengan sisa waktu yang ada, para legislator ini meminta pelaksana lembur. Termasuk menambah pekerja untuk mengejar target.

’’Jadi, tukang harus ditambah, dibuat sif. Tolong dengan waktu seminimal mungkin ini dimaksimalkan,’’ tutur Madrai, anggota dewan yang lain.

Di tengah percepatan pembangunan, pihaknya juga meminta pelaksana harus tetap memperhatikan kualitas, mutu bangunan yang sedianya nanti untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Sehingga, jangan sampai di kemudian hari malah menjadi masalah akibat konstruksi yang asal-asalan.

’’Karena ini menyangkut nyawa manusia, spek dan mutu bangunan harus benar-benar dijalankan. Apalagi kekhawatiran kami kan pasti ada. Dengan melihat bangunan tingkat semacam itu, faktanya waktu pengerjaannya sangat mepet, jadi, jangan sampai ada masalah di belakang hari,’’ papar anggota komisi lain, Arif Winarko.

Sementara itu, pelaksana proyek, Agung Suprianto mengaku, sejauh ini progres pembangunan masih 17,5 persen. Kendati begitu pihaknya optimistis bisa rampung tepat waktu.

’’Memang di awal ada kesulitan lokasinya, mungkin kalau lokasinya terkondisikan, progresnya bisa naik. Paling tidak nanti kita juga menambah pekerja, pengerjaannya juga dilakukan dua sif, siang dan malam sampai pukul 22.00,’’ ungkapnya. (ori/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#proyek #kabupaten #dewan #mojokerto