Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

MBG di Kota Mojokerto Mulai Digulirkan, Begini Menu yang Disajikan

Rizal Amrulloh • Selasa, 25 Februari 2025 | 15:20 WIB
PERDANA: Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi saat mendampingi peserta didik menikmati makan bergizi gratis di SMPN 9 Mojokerto, kemarin (24/2).
PERDANA: Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi saat mendampingi peserta didik menikmati makan bergizi gratis di SMPN 9 Mojokerto, kemarin (24/2).

 KOTA - Nasi dengan lauk ayam goreng, tempe, sayur, hingga pisang dan susu menjadi menu perdana program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Mojokerto, kemarin (24/2). Varian paket makanan akan berganti tiap hari yang disalurkan kepada peserta didik perwakilan dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

 Wakil Wali (Wawali) Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meninjau langsung pelaksanaan MBG pertama kali yang berlangsung di SMPN 9 Mojokerto, kemarin. Total terdapat 570 paket makanan bergizi yang dibagikan kepada siswa kelas VII, VIII, dan IX. ”Kami ingin memastikan program makan bergizi gratis berjalan sesuai harapan,” ungkapnya.

 Sosok yang akrab disapa Cak Sandi ini mengatakan, Kota Mojokerto diharapkan tak sekadar hanya sebagai daerah yang melaksanakan MBG. Tapi, pihaknya juga menginginkan seluruh target sasaran juga mendapatkan kemanfaatan dari program prioritas nasional ini.

”Harapannya, penerima manfaat bisa bugar badannya, pintar otaknya, dan benar prilakunya. Ini menjadi suatu target penting yang bisa kita jadikan prioritas,” paparnya.

 Sandi menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto akan terus melakukan monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan MBG. Karena selanjutnya, program ini akan digulirkan secara rutin untuk peserta didik di sekolah. ”Ini adalah yang perdana dan akan dilaksanakan untuk sekokah setiap hari. Barangkali nanti ke depan ada kekurangan dalam pelaksanaan, insya Allah Pemkot Mojokerto akan berupaya untuk melengkapi itu,” ulasnya. 

Sebagai tahap awal, program MBG baru dilaksanakan di wilayah Kecamatan Magersari dengan perwakilan 9 lembaga pendidikan di semua jenjang. Selain di SMPN 9, paket makanan bergizi juga menyasar SDN Wates 1, 3, 4, dan 6 dengan total 664 siswa. Sementara jenjang PAUD diberikan kepada TK Dharma Wanita Dikbud dengan 41 siswa, serta PG/TK Karya Bakti 73 siswa. 

Program serupa juga dilaksanakan di SMAN 2 Mojokerto dengan pagu 1.291 siswa. Termasuk di SMK Raden Patah yang dijatah untuk 344 siswa. Di samping itu, ujar Sandi, program MBG yang dinaungi Badan Gizi Nasional (BGN) ini juga bakal mencakup sasaran ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), hingga balita. Sehingga, jumlah target sasaran secara keseluruhan mencapai kisaran 3.247 penerima. ”Insya Allah mulai minggu depan untuk ibu hamil dan menyusui, karena hari ini (kemarin, Red) data baru akan kita terima,” imbuh dia. 

Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menambahkan, cakupan program MBG akan diperluas secara bertahap. Untuk saat ini, BGN baru menunjuk satu dapur umum sebagai sentra penyediaan bahan gizi (SPBG) yang menyuplai 3.247 paket makanan. Diperkirakan, penambahan jumlah sasaran akan dilakukan mulai April mendatang. ”Kalau secara keseluruhan nanti di kota butuh sekitar 15 dapur umum untuk melayani sekitar 30 ribu target sasaran,” tegasnya.

 Terkait pilihan menu juga telah dijadwalkan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk dirotasi. Varian paket makanan juha akan tetap disesuaikan dengan standar takaran gizi yang telah ditetapkan. ”Jadi, kalau menu insya Allah berganti-ganti tiap hari,” pungkas dia. (ram/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#smpn 9 kota mojokerto #Dikbud Kota Mojokerto #wakil wali kota #Kota Mojokerto #Makan Bergizi Gratis atau MBG