Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tak Laku Dilelang, Harga Bekas Mobil Dinas Pejabat Dihitung Ulang

Rizal Amrulloh • Senin, 5 Agustus 2024 | 17:00 WIB
DIJUAL: Sejumlah kendaraan pelat merah yang diparkir di Gudang Aset Kota Mojokerto. Eks mobdin pejabat yang belum terlelang bakal kembali diajukan ke KPKNL Sidoarjo.
DIJUAL: Sejumlah kendaraan pelat merah yang diparkir di Gudang Aset Kota Mojokerto. Eks mobdin pejabat yang belum terlelang bakal kembali diajukan ke KPKNL Sidoarjo.

KOTA - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengevaluasi penilaian terhadap kendaraan pelat merah yang akan dilelang ulang.

Eks mobil dinas pejabat itu bakal kembali disorong ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo bersama dengan barang milik daerah (BMD) lainnya.

Kepala BPKPD Kota Mojokerto Riyanto menuturkan, saat ini pihaknya langsung memproses persiapan lelang ulang.

Upaya itu menyusul adanya sejumlah unit kendaraan dinas yang belum terjual pada open bidding tahap pertama.

’’Rencananya besok (hari ini, Red) kami bahas dengan teman-teman bidang aset,’’ tuturnya, Minggu (4/8).

Menurutnya, persiapan awal dilakukan dengan menghitung ulang nilai dari objek lelang.

Karena 11 dari 24 unit kendaraan dinas yang dilelang KPKNL Sidoarjo pada 29 Agustus lalu tak laku lantaran nilainya dianggap terlalu tinggi. Termasuk di antaranya 9 unit eks mobdin pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto yang juga nihil peminat.

Karenanya, sebut Riyanto, harga appraisal dari kendaraan roda empat bermesin Totoya Innova itu akan ditinjau ulang.

 

’’Sekalian nanti kita evaluasi harganya, termasuk objek yang akan dilelang tahap kedua nanti,’’ ulasnya.

Rencananya, BPKPD akan kembali melayangkan pengajuan lelang ke KPKNL Sidoarjo pada bulan ini. Diperkirakan, open bidding akan digulirkan pada kisaran September atau Oktober nanti.

Selain kendaraan yang belum laku terjual, lelang tahap kedua juga dilakukan bersamaan dengan BMD lainnya. Khususnya eks mobdin organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah menerapkan sewa kendaraan. ’’Jadi, hasil evaluasi ulang sama penilaian tahap kedua dijadikan satu untuk diusulkan lelang lagi ke KPKNL,’’ papar Riyanto.

Terkait jumlah keseluruhan objek yang akan dilelang tahap kedua, Riyanto menyebut masih dilakukan pendataan. ’’Nanti kalau sudah update kami kabari lagi,’’ pungkas mantan Kabag Hukum Setdakot Mojokerto ini. (ram/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#mobdin #lelang kendaraan dinas #Kota Mojokerto #kendaraan dinas