Untuk Memecah Kepadatan di Jalan Protokol Mojosari
KABUPATEN - Proyek pelebaran dan peningkatan kualitas ruas jalan Panjer-Seduri di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan progres positif. Pengerjaan infrastruktur bernilai Rp 3,2 miliar tersebut diharapkan menjadi solusi efektif dalam memecah kepadatan arus lalu lintas di kawasan protokol Mojosari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah mengungkapkan, percepatan pembangunan ruas jalan Panjer-Seduri ini diproyeksikan untuk mengalihkan dan memecah arus kendaraan besar agar tidak menumpuk di pusat kota atau jalan protokol Mojosari.
”Harapannya, lalu lintas nantinya tidak sampai masuk ke tengah kota. Kendaraan-kendaraan besar bisa terurai dan tidak menumpuk di kawasan padat,” terangnya, Selasa (6/10).
Berdasarkan data laporan progres fisik mingguan pada minggu ke-18, pengerjaan proyek mengalami surplus atau deviasi positif yang signifikan. Dari rencana awal sebesar 69,791 persen, realisasi fisik di lapangan telah mencapai 83,145 persen. ”Jadi, ada deviasi positif sebesar 13,354 persen,” imbuhnya.
Menurut Yuni, penataan ruas jalan Panjer-Seduri dilakukan dengan peningkatan jalan menjadi beton. Selain peningkatan jalan, penataan drainase di tepi jalan juga menjadi perhatian utama untuk memaksimalkan daya tampung dan lebar jalan secara keseluruhan.
Meski demikian, dinas PUPR mengakui tantangan di lapangan cukup kompleks. Mulai dari keberadaan saluran air, rumah warga, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bahu jalan. ”Sehingga butuh pendekatan khusus kepada warga terdampak agar pengerjaan drainase ke depan berjalan lancar tanpa kendala sosial,” tuturnya.
Pelebaran jalan ini dinilai bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka peluang pertumbuhan usaha baru di wilayah Kabupaten Mojokerto.
”Transparansi dan pengawasan ketat dari berbagai pihak juga terus dikedepankan agar proyek ini berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” jelas Yuni.
Dengan hasil progres yang melampaui target mingguan ini, Dinas PUPR optimistis dapat merampungkan pengerjaan ruas jalan Panjer-Seduri tepat waktu. Sehingga masyarakat segera dapat merasakan manfaatnya. ”Khususnya dalam kelancaran aksesibilitas dan kemudahan mobilitas ekonomi di wilayah Mojosari dan sekitarnya,” pungkas Yuni. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto