Rata-Rata Penglihatan ASN Pemkot Mojokerto Minus  

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:41 WIB
UJI PENGLIHATAN: ASN PPPK paruh waktu Kota Mojokerto mengikuti kegiatan pemeriksaan mata gratis di MPP Gajah Mada, Senin (5/10). (dok Pemkot Mojokero for JPRM)
UJI PENGLIHATAN: ASN PPPK paruh waktu Kota Mojokerto mengikuti kegiatan pemeriksaan mata gratis di MPP Gajah Mada, Senin (5/10). (dok Pemkot Mojokero for JPRM) 

KOTA – Ratusan ASN berstatus PPPK paruh waktu di lingkungan Pemkot Mojokerto menjalani pemeriksaan kesehatan mata, kemarin (5/10). Hasilnya, gangguan penglihatan yang dialami para abdi negara mayoritas berupa mata minus.

Tes kesehatan mata tersebut diberikan secara gratis oleh Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) dan pemkot di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada. Selain menjalani pemeriksaan mata, ratusan PPPK paruh waktu yang didapati mengalami kendala penglihatan juga mendapatkan kacamata secara cuma-cuma.

Ketua Gapopin Cabang Mojokerto-Jombang Heri Suriyanto mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan gangguan mata yang dialami para pelayan publik ini didominasi mata minus. Gangguan yang menyebabkan ketajaman penglihatan berkurang itu dari rentang angka 3 hingga 7. ”Rata-rata masih standar mata minus 3,” ujarnya.

Selain itu, terdapat pula ASN yang mengalami gangguan silinder dan plus dengan rentang 2 hingga 3. ”Kalau yang silinder, keluhannya seperti melihat benda ada bayangannya,” imbuh dia. 

Heri berharap kegiatan ini dapat membantu kinerja para ASN, khususnya bagi yang mengalami gangguan mata, dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Budi Santoso, pegawai operator layanan operasional pada Bagian Hukum Sekdakot Mojokerto, yang mengikuti pemeriksaan tersebut mengaku terbantu. Budi mengaku tidak pernah memeriksakan kesehatan matanya. 

Dari hasil tes kemarin, dirinya mengalami gangguan mata plus 2. Dia berharap program ini dapat dilanjutkan dengan sasaran yang lebih luas. ”Sangat membantu agar penglihatan kembali optimal, terutama yang setiap hari bekerja di depan layar komputer,” kata pria berusia 59 tahun ini.

Hal senada diungkapkan Fatwa Aulia Rachman, PPPK paruh waktu di DPMPTSP Kota Mojokerto. Dia mengaku baru mengetahui matanya minus 0,75 setelah mendapatkan pemeriksaan kemarin. ”Untuk saya yang tidak begitu telaten dengan kesehatan mata, ini sangat membantu, apalagi dapat kacamata gratis,” ucapnya. (adi/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
ASN Pemkot Mojokerto asn minus Pemkot Mojokerto