Wali Kota Mojokerto Tinjau Pelatihan Keterampilan di BLK, Jadi Bekal Bekerja dan Bangun Usaha

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB
TINGKATKAN KAPASITAS: Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Wakil Wali Kota Cak Sandi meninjau pelatihan berbasis kompetensi bacth II di BLK Mojokerto, Selasa (22/9). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM)
TINGKATKAN KAPASITAS: Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Wakil Wali Kota Cak Sandi meninjau pelatihan berbasis kompetensi bacth II di BLK Mojokerto, Selasa (22/9). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM)

KOTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing melalui pelatihan berbasis kompetensi yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto. Keterampilan yang diberikan diharapkan menjadi bekal memasuki dunia kerja sekaligus membuka peluang untuk membangun usaha. 

”Pelatihan ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa menjadi bekal untuk bekerja, membuka usaha, maupun meningkatkan kapasitas diri,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau pelaksanaan pelatihan, Selasa (22/9). 

Saat ini, sebanyak 80 peserta mengikuti program pelatihan batch II 2026. Mereka merupakan warga Kota Mojokerto yang berasal dari usia angkatan kerja. Para peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam lima bidang kompetensi, yakni pemasaran digital, teknisi AC residensial, pembuatan batik tulis, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, serta pengelolaan administrasi perkantoran. 

Ning Ita, sapaan karib wali kota, menyatakan pelatihan berbasis kompetensi menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menyiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung di dunia kerja. 

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh akan menjadi modal penting bagi peserta untuk meningkatkan daya saing di tengah dinamika kebutuhan kerja dan dunia usaha. 

”Harapannya, setelah selesai mengikuti pelatihan, ada langkah berikutnya. Ada yang terserap di dunia kerja, ada yang mengembangkan usaha sendiri, sehingga keterampilan yang diperoleh benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan,” tandasnya. 

Sebelumnya, program pelatihan batch I 2026 telah dilaksanakan pada Juli lalu dengan jumlah peserta sebanyak 96 orang. Mereka mengikuti pelatihan pada enam bidang kompetensi berupa tata boga, processing roti dan kue, desain grafis muda, computer technical support, tata rias kecantikan (make up artist/MUA), serta servis sepeda motor injeksi. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
pelatihan keterampilan BLK Mojokerto wali kota mojokerto Pemkot Mojokerto