75 Kali Donor Darah, 23 Warga di Kota Mojokerto Bakal Terima Penghargaan

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 07:57 WIB
SEMANGAT KEPEDULIAN: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberi apresiasi kepada pendonor darah saat peringatan HUT ke-81 PMI di kantor PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM)
SEMANGAT KEPEDULIAN: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberi apresiasi kepada pendonor darah saat peringatan HUT ke-81 PMI di kantor PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM) 

Dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa 

KOTA – Sebanyak 23 warga Kota Mojokerto bakal menerima penghargaan dan lencana dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Apresiasi itu diberikan karena mereka secara sukarela sudah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. 

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di kantor PMI Kota Mojokerto, kemarin (21/9). Dalam momentum ini, Ning Ita, sapaan wali kota, juga memberikan apresiasi kepada para pendonor darah. 

”Di tengah keterbatasan yang kita hadapi bersama, khususnya keterbatasan anggaran, ini tidak menjadi hambatan bagi kita untuk terus peduli dan bergerak bersama. Karena yang paling penting adalah kepedulian dan sisi kemanusiaan kita untuk memberi, berbagi, dan menolong sesama,” ungkap Ning Ita yang juga menjabat ketua PMI Kota Mojokerto, ini. 

Baginya, peringatan HUT PMI menjadi momen untuk menguatkan semangat kepedulian dan gotong royong dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor yang secara sukarela dan konsisten mendonorkan darahnya hingga puluhan kali. 

Ning Ita menjelaskan, pemberian penghargaan bagi pendonor darah sukarela tingkat provinsi dilakukan secara bertahap. Ia menyebut, jumlah pendonor yang memenuhi kriteria dengan 75 kali donor mencapai lebih dari 40 orang. Akan tetapi, tahun ini, Kota Mojokerto hanya mendapatkan kuota sebanyak 23 pendonor untuk menerima penghargaan tingkat Jatim yang akan diserahkan bulan ini. 

”Mohon bersabar bagi yang belum mendapatkan giliran. Semoga masih diberikan umur panjang dan kesehatan, sehingga tahun depan bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh lencana secara langsung dari Ibu Gubernur Jawa Timur,” tuturnya. 

Ning Ita berharap, keterbatasan kuota penghargaan tidak lantas mengurangi nilai pengabdian para pendonor. Sebab, setiap tetes darah yang mereka berikan telah menyelamatkan banyak nyawa dan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. ”Semoga semangat donor darah terus tumbuh di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, ke depan, PMI bersama mitra akan terus mendekatkan layanan donor darah kepada masyarakat. ”Termasuk melalui kegiatan donor darah di berbagai lokasi publik,” pungkasnya. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
warga kota mojokerto donor darah pmi kota mojokerto