KOTA - Upaya pemberantasan narkoba membutuhkan peran aktif masyarakat. Pemkot Mojokerto meminta warga menjadi cepu alias informan dan melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.
Hal itu disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kepada warga yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi Keluarga Bersih Narkoba Bersama BNN Kota Mojokerto di Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Selasa (8/9).
Ning Ita, panggilan Wali Kota, mengingatkan betapa besarnya dampak negatif narkoba. Selain merusak tubuh dan berisiko hukum, menggunakan dan mengedarkan narkoba bakal merusak ekonomi keluarga. ’’Ketika ditangkap masuk penjara, sumber penghasilan keluarga hilang,’’ ujarnya.
Mengingat besarnya kerugian yang diakibatkan, ia mengajak masyarakat tidak tinggal diam dengan bahaya narkoba. Ning Ita meminta warga tidak beranggapan dengan menyerahkan urusan pemberantasan narkoba sepenuhnya kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. ’’Karena benteng pertahanan paling utama adalah masyarakat itu sendiri,’’ ucapnya.
Ning Ita meminta masyarakat berperan aktif untuk melaporkan setiap indikasi atau kecurigaan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba. ’’Kalau di sekitar panjenengan ada yang terindikasi terpapar narkoba, tolong segera dilaporkan,’’ pintanya. Ia berharap dengan intensnya sosialisasi tentang bahaya narkoba dan partisipasi aktif masyarakat, upaya pemberantasan narkoba semakin efektif. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto