Disperindag Sebut Ada Sekitar 800 Perusahaan Besar Beroperasi di Kabupaten
KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menganugerahi penghargaan Perusahaan Tertib Ukur kepada PT Padi Indonesia Maju (PIM), Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, kemarin (3/9). Apresiasi ini diberikan atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam menjaga keakuratan alat ukur, takar, dan timbang demi mewujudkan transaksi perdagangan yang jujur, adil, dan transparan.
Gus Bupati menegaskan pentingnya akurasi alat timbang untuk menjamin transparansi dan melindungi hak konsumen maupun pelaku usaha. Di mana, penerapan tertib ukur melalui tera dan tera ulang adalah komitmen penting dalam menjaga keakuratan transaksi. ”Langkah ini untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan, baik konsumen maupun produsen, sekaligus memperkuat kepercayaan dan daya saing dunia usaha di Kabupaten Mojokerto,’’ ungkapnya. Ia turut mengapresiasi kontribusi PT PIM yang telah mendukung program kelestarian lingkungan di bumi Majapahit melalui penyerahan bantuan 1.500 bibit kopi dari total komitmen 5.000 bibit pohon penghijauan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto Noerhono menambahkan, dalam momentum ini pemda turut menggelar pasar murah sebagai upaya pengendalian inflasi daerah. Termasuk menyerhakan legalitas sebagai perlindungan produk industri kecil menengah (IKM). ’’Tertib ukur dan pasar murah ini sebagai bentuk dukungan terhadap visi misi bapak bupati, Catur Abhipraya Mubarok, dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat,’’ terangnya. Pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi hingga seluruh komoditas yang disediakan ludes terjual.
Di sisi lain, Noerhono menegaskan, iklim investasi dan kondisi dunia usaha di Kabupaten Mojokerto belakangan juga terus menunjukkan tren positif. Dari data SIINas, tercatat ada sekitar 700 hingga 800 perusahaan besar yang beroperasi dan telah mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi daerah ini juga ditandai dengan berdirinya sejumlah pabrik baru di kawasan utara sungai, seperti pabrik baja dan pipa paralon, serta rencana pembangunan pabrik rantai skala besar. ”Perkembangan pesat ini diharapkan terus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,’’ jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Rice Mill Jawa Timur PT PIM Sudarsono menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan pembinaan yang diberikan Pemkab Mojokerto bersama disperindag selama ini. ’’Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran manajemen dan karyawan PT PIM untuk terus menjaga kepatuhan, transparansi, dan akuntabilitas dalam seluruh proses operasional. Mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan,’’ tandasnya. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto