Sasar Mahasiswa PTN hingga Swasta, Penerima Beasiswa Pro Bestari Ditantang Lahirkan Inovasi

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB
BANGUN SDM: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberi sosialisasi Pro Bestari kepada mahasiswa di Balai Kota, Selasa (18/8). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM)
BANGUN SDM: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberi sosialisasi Pro Bestari kepada mahasiswa di Balai Kota, Selasa (18/8). (dok Pemkot Mojokerto for JPRM) 

KOTA – Berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa kualiah Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi (Pro Bestari) tahun ini turut menyasar perguruan tinggi swasta dan mahasiswa berprestasi di bidang olahraga. 

Mereka yang nantinya lolos menjadi penerima beasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan tinggi, melainkan turut melahirkan gagasan inovatif untuk memajukan daerah. 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, dukungan pendidikan lewat Pro Bestari bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka ruang bagi generasi muda dalam berinovasi. Salah satunya dituangkan melalui kompetisi makalah inovasi. 

”Kenapa harus membuat makalah inovasi? Karena saya punya keyakinan human capital kita unggul. Kalau dikelola sedemikian rupa, kita buatkan satu sistem dan kita fasilitasi mereka untuk mengeluarkan ide gagasan kreatifnya dalam kompetisi inovasi dengan nama Mojo Indah,” jelas Ning Ita, panggilan wali kota, saat sosialisasi Pro Bestari di Balai Kota Mojokerto kepada para mahasiswa, Selasa (18/8) 

Melalui keterkaitan Pro Bestari dan Mojo Indah, Ning Ita berharap muncul gagasan-gagasan baru dari 300 mahasiswa penerima beasiswa yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan. Ide yang dinilai potensial akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tahapan kompetisi inovasi tersebut.

”Dari 300 anak-anak yang kita berikan beasiswa ini mungkin di antara kalian ada gagasan yang luar biasa. Kalau nanti kalian lolos Mojo Indah akan ada award yang bisa kalian terima,” tutrnya. 

Ia menjelaskan, pendaftaran Pro Bestari dibuka mulai awal pekan ini hingga Agustus nanti. Berbeda dengan tahun sebelumnya, beasiswa tahun ini tidak hanya diberikan kepada mahasiswa S1 PTN, melainkan juga mahasiswa kampus swasta dan mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga.

Pemkot menyediakan kuota sebanyak 300 penerima Pro Bestari. Total anggaran yang disiapkan di APBD 2026 sebesar Rp 1,08 miliar. Setiap mahasiswa yang memenuhi syarat akan mendapat bantuan biaya hidup sebesar Rp 3,6 juta per semester. Bantuan disalurkan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto. 

Selain Pro Bestari, pemkot juga menggulirkan bantuan kuliah melalui kerja sama dengan Baznas Kota Mojokerto. Yakni program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. (adi/ris)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
penerima beasiswa beasiswa pro bestari Pemkot Mojokerto inovasi mahasiswa