Kolaborasi Wujudkan Kedaulatan Pangan, Tari Rancak Bhineka Meriahkan Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:53 WIB
KHIDMAT: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lapangan Gelora Ahmad Yani, Senin (17/8).
KHIDMAT: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lapangan Gelora Ahmad Yani, Senin (17/8).

KOTA - Kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan. Melalui semangat kebersamaan, Pemkot Mojokerto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan program pembangunan nasional.

Pesan itu disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari seusai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lapangan Gelora Ahmad Yani, kemarin (17/8). Ning Ita, panggilan wali kota, mendorong penguatan kedaulatan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, ketahanan pangan nasional yang dicapai setelah puluhan tahun menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian bangsa.

”Setelah sekian puluh tahun, Indonesia kembali memiliki ketahanan pangan. Artinya, ini harus kita syukuri sebagai wujud semangat kita yang sudah 81 tahun merdeka,” ungkapnya. 

Ia mengatakan, kedaulatan pangan perlu diperkuat melalui sinergi pemerintah dan masyarakat. Ning Ita menilai, kekayaan alam dan potensi yang dimiliki Indonesia harus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri. Dirinya pun berharap kedaulatan dapat diperluas ke sektor energi.

Upaya itu, lanjut dia, harus dijalankan beriringan dengan penguatan berbagai potensi daerah agar cita-cita Indonesia Emas saat Indonesia genap 100 tahun merdeka pada 2045 terwujud.

Di Kota Mojokerto, Ning Ita menyatakan, kolaborasi berbagai elemen menjadi kekuatan untuk mendukung agenda tersebut. Ia menyebut, forkopimda, pelaku usaha, investor, organisasi kemasyarakatan, hingga petani turut berperan dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat.

”Meski kita merupakan kota dengan segala keterbatasan lahan yang ada, semuanya mendukung penuh untuk menyukseskan 17 program prioritas pemerintah nasional,” tuturnya.

Menurut Ning Ita, kekompakan yang telah terjalin perlu terus dijaga agar berbagai potensi yang dimiliki Kota Mojokerto dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional. ”Dengan kekompakan, dengan kolaborasi yang sangat kuat ini, menjadi satu kekuatan besar bagi kita untuk mewujudkan seluruh cita-cita bangsa,” tandasnya.

Pelaksaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Mojokerto dimeriahkan Tari Rancak Bhineka yang dibawakan ratusan siswi SMP negeri se-Kota Mojokerto. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ning Ita turut menyerahkan remisi umum secara simbolis kepada warga binaan Lapas Kelas II-B Mojokerto. Sebanyak 51 warga Kota Mojokerto tercatat menerima remisi. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
upacara hut 81 kemerdekaan ri tari rancak bhineka kedaulatan pangan Pemkot Mojokerto