KOTA - Upaya pencegahan kasus penyalahgunaan narkoba yang rawan menyasar generasi muda terus diperkuat Pemkot Mojokerto. Salah satunya dengan mendorong peran aktif orang tua untuk melindungi anak agar tak terjerumus menjadi pengguna barang terlarang itu.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan semua elemen. Pemerintah, BNN, TNI, Polri, hingga masyarakat memiliki peran yang sama penting untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dari lingkungan keluarga.
Ning Ita, sapaan Wali Kota, mengingatkan masyarakat tidak tergiur oleh keuntungan sesaat yang ditawarkan jaringan peredaran narkoba. Selain berisiko hukum, penyalahgunaan narkoba juga berdampak besar terhadap masa depan pelaku maupun keluarganya. ’’Lebih baik bekerja dengan penghasilan yang halal meskipun sederhana daripada harus menghadapi konsekuensi hukum yang merugikan diri sendiri dan keluarga,’’ ujarnya saat sosialisasi Keluarga Bersih Narkoba di Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Jumat (7/8).
Sebagai upaya mitigasi, Ning Ita mengajak para orang tua untuk meningkatkan kepedulian terhadap pergaulan anak. Menurutnya, berbagai modus peredaran narkoba kini semakin berkembang dan banyak menyasar kalangan remaja. Karena itu, pengawasan dari keluarga menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda.
’’Anak-anak kita juga menjadi sasaran. Oleh karena itu sebagai orang tua harus lebih waspada dan mengenali tanda-tandanya. Jangan sampai narkoba masuk ke lingkungan keluarga tanpa kita sadari,’’ pesannya mewanti-wanti.
Di sisi lain, Wali Kota mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya. Menurutnya, peran aktif warga merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan daerah bebas dari narkoba. (adi/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto