PMI Kabupaten Mojokerto Tingkatkan Pelayanan Kemanusiaan, Gus Bupati Luncurkan Mobil Operasional Baru

Khudori Aliandu • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 14:57 WIB
TINGKATKAN LAYANAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meluncurkan unit mobil operasional baru PMI Kabupaten Mojokerto di Lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Sabtu (25/7). (Dori JPRM)
TINGKATKAN LAYANAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meluncurkan unit mobil operasional baru PMI Kabupaten Mojokerto di Lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Sabtu (25/7). (Dori JPRM)

 

KEKUATAN ARMADA: PMI Kabupaten Mojokerto berkomitmen memperluas pelayanan donor darah di tengah masyarakat saat peluncuran mobil operasional baru di Lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Sabtu (25/7).

KABUPATEN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto terus berinovasi untuk mendekatkan pelayanan donor darah kepada masyarakat. Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pergerakan kemanusiaan di bumi Majapahit, PMI resmi meluncurkan unit kendaraan operasional baru. Launching ini dilakukan langsung oleh Bupati Muhammad Albarraa di Lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Sabtu (25/7).

Peningkatan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendongkrak partisipasi masyarakat, serta memenuhi target PMI Kabupaten Mojokerto untuk merangkul dua persen dari total jumlah penduduk sebagai pendonor darah aktif.

’’Terima kasih atas dukungan Bapak Bupati selama ini, sehingga PMI dapat berkembang dan makin dekat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ ungkap Ketua PMI Kabupaten Mojokerto sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Teguh Gunarko.

 Pihaknya turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan sokongan pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan armada baru berupa mobil Toyota Hiace ini diproyeksikan khusus untuk menembus geografis yang sulit dijangkau di wilayah Kabupaten Mojokerto bagian selatan. Di mana medannya didominasi dataran tinggi dan pegunungan.

 ’’Partisipasi masyarakat dalam donor darah akan semakin kita tingkatkan. Khususnya dalam menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit kita masuki, yaitu wilayah selatan yang banyak pegunungannya. Kalau dataran rendah kami bisa gunakan bus PMI. Nah, kalau dataran tinggi sekarang bisa menggunakan Toyota Hiace yang baru ini,’’ jelas Teguh.

Untuk menyisir potensi pendonor secara merata, PMI Kabupaten Mojokerto siap menerapkan sistem jemput bola dengan jadwal yang berganti lokasi setiap harinya. PMI juga membuka pintu seluas-luasnya bagi kelompok masyarakat, komunitas, maupun instansi yang ingin menyelenggarakan kegiatan donor darah rutin.

 ’’Setiap kelompok masyarakat atau komunitas ditargetkan dapat menggelar donor darah minimal tiga bulan sekali. PMI juga siap hadir jika ada kelompok masyarakat yang mengajukan permohonan aksi donor darah,’’ papar Teguh.

Melalui efisiensi dan peningkatan kinerja layanan mobilitas ini, PMI Kabupaten Mojokerto bertekad untuk semakin mandiri dalam menjalankan misi kemanusiaan. ’’PMI bertekad akan sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan bantuan, sekaligus memastikan ketersediaan stok darah aman untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto. Target kami dua persen dari jumlah penduduk (Kabupaten) Mojokerto sebagai pendonor aktif di PMI,’’ tandasnya.

Sementara itu, Bupati Muhammad Albarraa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan PMI atas dedikasi tanpa lelah mereka di lapangan. Keberadaan relawan sebagai bukti nyata kokohnya rasa kemanusiaan di tengah perubahan zaman. ’’Keberadaan relawan adalah sesuatu yang patut kita syukuri. Adanya relawan menjadi bukti bahwa kemanusiaan masih ada di tengah derasnya arus globalisasi,’’ ungkapnya.

Gus Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berkomitmen penuh mendukung PMI sebagai mitra strategis pemerintah. Pembangunan daerah tidak hanya dinilai dari aspek fisik semata, melainkan dari kuatnya nilai solidaritas sosial masyarakat.

’’Saya berharap PMI Kabupaten Mojokerto terus meningkatkan kapasitas relawan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga semangat netralitas dan profesionalisme sesuai dengan prinsip-prinsip Palang Merah Indonesia,’’ tandas Gus Bupati. (ori/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
pmi kabupaten mojokerto mobil operasional ambulans pmi Pemkab Mojokerto