DAMPAK dari tata kelola keuangan yang bersih ini langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan menyandang opini WTP 12 kali berturut-turut membuat Pemkab Mojokerto mendapatkan kepercayaan dari investor dan masyarakat, bahwa setiap rupiah APBD benar-benar dialokasikan untuk pembangunan.
Penghargaan sebagai OPD yang berhasil menerapkan digitalisasi ini menjadi pelecut semangat bagi BPKAD untuk tidak cepat puas.
Kepala BPKAD Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah menyatakan, bahwa peta jalan (roadmap) digitalisasi BPKAD ke depan akan terus dikembangkan agar adaptif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.
’’Penghargaan dan opini WTP ini adalah standar bagi kami. Kami tidak boleh mundur. BPKAD Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus berinovasi, memastikan bahwa keuangan daerah tidak hanya akuntabel di atas kertas, tetapi juga berdaya guna secara nyata untuk kesejahteraan masyarakat Mojokerto,’’ terang Iwan. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah