KOTA - Bekas gedung DPRD Kota Mojokerto di kompleks balai kota, Jalan Gajah Mada, kembali disentuh proyek tahun ini. Pekerjaan konstruksi tahap dua berupa pembangunan ruang pertemuan itu dijatah anggaran Rp 1,4 miliar.
Lelang proyek lanjutan yang digulirkan Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto ini tayang di laman LPSE sejak Selasa (9/6). Pengadaan paket konstruksi tersebut dibiayai APBD 2026 dengan pagu sebesar Rp 1,4 miliar. Berdasarkan informasi yang tertuang, proyek ditarget sudah tanda tangan kontrak bulan depan.
Proyek di bekas kantor DPRD kali ini bakal menyasar lantai dua. Tahun lalu, lantai dasar gedung tersebut telah disulap menjadi bangunan masjid. Proyek yang digarap CV Pillar Buana itu menghabiskan anggaran Rp 1,037 miliar. Kini, anggaran yang lebih besar digelontorkan kembali untuk menggarap bagian bangunan di atasnya. ’’Dibangun jadi ruang pertemuan,’’ kata Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Perakim Ferry Hendri, pada Januari lalu.
Saat itu, Ferry menyatakan anggaran proyek lanjutan ini lebih besar karena menyentuh penggantian atap. Pekerjaan nantinya akan meliputi rehabitasi dinding, lantai, serta pembuatan fasad. Dirinya pun memastikan aktivitas proyek tidak menggangu fungsi masjid di bawahnya karena akses dan sanitasi tak saling bersinggungan. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah