’’Dana tersebut nantinya akan langsung disalurkan ke rekening pribadi masing-masing penerima untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran.’’
Muhammad Albarraa
Bupati Mojokerto
- Segera Dicairkan Pemkab kepada 6 Ribu Orang
- Masing-masing Terima Rp 1.250.000 Per Tahun
KABUPATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memastikan akan segera mencairkan bantuan insentif bagi 6.000 guru taman pendidikan Alquran (TPQ) dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 7,5 miliar. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah daerah (pemda) terhadap kesejahteraan para pendidik keagamaan di garda terdepan.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan, dirinya telah resmi menandatangani peraturan bupati (perbup) terkait alokasi anggaran tersebut. Dengan ditekennya regulasi ini, proses verifikasi data dan transfer dana ke rekening para guru dapat segera dikebut tanpa hambatan administratif yang berbelit-belit.
’’Kami ingin memastikan hak para guru TPQ ini bisa diterima secepat mungkin. Perbup sudah saya tanda tangani sebagai payung hukum sekaligus langkah percepatan agar penyaluran ke rekening masing-masing penerima bisa langsung diproses,’’ ungkapnya, kemarin (22/5).
Tahun ini, pemda mengalokasikan anggaran Rp 7,5 miliar untuk insentif bagi 6.000 guru TPQ se-kabupaten. Masing-masing guru TPQ yang terdata akan menerima insentif sebesar Rp 1.250.000 per tahun. ’’Dana tersebut nantinya akan langsung disalurkan ke rekening pribadi masing-masing penerima untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran,’’ paparnya.
Gus Bupati menambahkan, pemberian insentif ini bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari komitmen besar pemerintah daerah (pemda) dalam mendukung penguatan pendidikan karakter sejak dini. Terlebih, guru TPQ dinilai memiliki peran krusial dalam membentengi moral generasi muda di tengah tantangan zaman.
’’Ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Mojokerto mendukung penuh pendidikan karakter dan mencetak generasi yang ahli qurani. Kita ingin anak-anak di Mojokerto tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia yang berlandaskan nilai-nilai Alquran,’’ jelasnya.
Pemkab berharap insentif ini dapat meningkatkan motivasi dan kesejahteraan para guru TPQ. Sehingga kualitas pengajaran dan bimbingan keagamaan bagi anak-anak di bumi Majapahit dapat terus meningkat. ’’Kita targetkan seluruh proses pencairan dapat rampung dalam waktu dekat. Paling cepat ya pekan depan,’’ pungkasnya. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah