’’Prinsipnya, setiap bantuan ini menjadi angin segar kita, di daerah sebagai akselerasi pembangunan dan mendongkrak kemandirian desa.’’
Adhy Nafhuzy
Kabid PUED DPMD Kabupaten Mojokerto
- Tahun Ini Diterima Enam Desa
- Masing-Masing Mendapat Jatah Rp 100 Juta
KABUPATEN - Sejumlah desa di Kabupaten Mojokerto bakal menerima bantuan keuangan khusus (BK) dari Pemprov Jatim. Kondisi ini tentu menjadi angin segar bagi daerah sebagai pendukung program percepatan pembangunan dan mendongkrak kemandirian desa.
Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa (PUED) DPMD Kabupaten Mojokerto Adhy Nafhuzy mengatakan, setiap tahun sejumlah desa memang mendapat suntikan anggaran dari Pemprov Jatim. Seperti halnya di tahun ini. Setidaknya ada enam desa yang bakal menerima bantuan. ’’Bantuan keuangan khusus dari provinsi tahun ini ada tiga program. Dan tahun ini ada enam desa yang menerima,’’ ungkapnya, Senin (18/5).
Pertama, terang Adhy, ada program Desa Berdaya. Program tahunan ini diterima Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, dan Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg. Program unggulan Pemprov Jawa Timur tersebut sekaligus bertujuan untuk mendorong desa naik kelas dari desa maju ke desa mandiri. ’’Untuk program Desa Berdaya ini, setiap desa digelontor Rp 100 juta,’’ tegasnya.
Kedua, ada program Pamen Desa, yang juga menyentuh dua desa sebagai penerima. Masing-masing Desa Candiwatu dan Pandanarum, Kecamatan Pacet. Bantuan ini bertujuan untuk penguatan modal BUMDes. Baik untuk pembelian operasional maupun fasilitas BUMDes. ’’Nilainya juga Rp 100 juta setiap desa,’’ tambah Adhy.
Kemudian, ada program Jatim Puspa. Program ini diberikan kepada Desa Pucuk dan Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong. ’’Program yang dimaksud khusus untuk pengentasan kemiskinan di desa,’’ tuturnya.
Menurutnya, sejumlah program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemkab Mojokerto dan Pemprov Jatim untuk percepatan dan pembangunan daerah. Termasuk mendongkrak perekonomian warga melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan BUMDes. ’’Prinsipnya, setiap bantuan ini menjadi angin segar kita, di daerah sebagai akselerasi pembangunan dan mendongkrak kemandirian desa,’’ pungkasnya. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah