- Warga Keluhkan Pasokan Mampet Kerap Terjadi
- Sekring Trafo di IPA Wates Alami Kerusakan Lagi
KOTA – Layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Perumdam Maja Tirta, Kota Mojokerto, kembali dikeluhkan pelanggan. Pasalnya, sudah dua hari terakhir distribusi air mati total akibat kerusakan trafo.
Pihak PDAM menginformasikan trafo pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Wates di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, mengalami gangguan pada Minggu (17/5).
Kondisi tersebut berdampak terhadap mandeknya pasokan air ke seluruh pelanggan hingga kemarin (18/5). ”Sering sekali masalah seperti ini, informasi yang diunggah di medsos juga mendadak,” tutur Yulia, warga Kecamatan Magersari, kemarin (18/5).
Selain pengumuman baru muncul setelah air mati, rentan waktu perbaikan instalasi selama dua hari dianggap terlalu lama. Akibatnya, kebutuhan air tetap tak terpenuhi sekalipun sudah ditandon.
Direktur Perumdam Maja Tirta Bambang Ribut Sugiatmono membenarkan distribusi air sudah mati selama dua hari. Namun, dirinya menargetkan pasokan air sudah kembali normal kemarin (18/5) malam. ”Insya Allah malam hari ini (kemarin malam, kembali normal),” tuturnya.
Bambang menyatakan, gangguan distribusi air terjadi akibat sekring trafo di IPA Wates terbakar. Komponen tersebut baru diganti pada Senin (4/5) lalu. Penggantian itu dilakukan akibat masalah serupa.
Kini, trafo kembali mengalami kerusakan karena instalasi kelistrikan terbakar, sehingga berdampak terhadap terhentinya distribusi air. ”Yang awal Mei langsung diganti dan sekarang terbakar lagi, karena sekring PLN terbakar dan dampaknya ke trafo PDAM,” tuturnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah