Sebagai Pendamping dalam Keluarga dan Penggerak Pembangunan
KABUPATEN – Bupati Muhammad Albarraa mendorong perempuan di Kabupaten Mojokerto semakin berdaya, mandiri, dan adaptif menghadapi perkembangan zaman, khususnya di era digital saat ini. Dia menyebutkan, perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping dalam keluarga, namun juga sebagai penggerak pembangunan yang dituntut aktif, produktif, dan memiliki daya saing.
’’Di era digital seperti sekarang, perempuan juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman. Peningkatan kapasitas diri, wawasan, pendidikan, serta literasi digital menjadi sangat penting,’’ ungkap Gus Bupati usai mengukuhkan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Mojokerto masa bakti 2026-2031, di Pemkab Mojokerto, Rabu (13/5) lalu.
Menurutnya, GOW menjadi salah satu wadah strategis yang menghimpun berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Mojokerto. Dengan demikian, GOW diharapkan mampu menjadi mitra penting pemerintah daerah (pemda) dalam mendukung pembangunan. ’’Khususnya di bidang pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, kesehatan masyarakat, hingga penguatan ekonomi keluarga,’’ tegasnya.
Gus Bupati menambahkan, GOW yang beranggotakan 30 organisasi perempuan ini memiliki peran besar dalam membangun komunikasi dan menjembatani aspirasi masyarakat hingga tingkat desa. Karena itu, terang dia, kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang inovatif, adaptif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. ’’Perempuan yang berdaya bukan hanya mampu menguatkan keluarganya, tetapi juga ikut menentukan kemajuan daerah,’’ tegasnya.
Komitmen juga ditunjukkan pemda melalui program bertajuk Perempuan Berkarya. Dia menegaskan, program tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk berkembang dan meningkatkan kapasitas di berbagai bidang. Mulai dari sosial, pendidikan, ekonomi kreatif, UMKM, hingga literasi digital. Sehingga, lanjutnya, GOW akan menjadi mitra strategis dalam menyukseskan program tersebut melalui jaringan organisasi perempuan yang tersebar hingga tingkat desa.
’’Saya meyakini, apabila perempuan di Kabupaten Mojokerto semakin maju, mandiri, dan berdaya, maka hal tersebut akan memberikan dampak besar terhadap kemajuan daerah secara keseluruhan. Karena dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan dari perempuan-perempuan hebat akan lahir generasi penerus yang berkualitas,’’ pungkas Gus Bupati. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah