SEMENTARA itu, Pemkab Mojokerto kembali mengucurkan anggaran hibah untuk menyentuh pekerjaan fisik di markas korps Bhayangkara. Tahun ini, empat kantor polsek di dua wilayah hukum polres bakal disasar pembangunan dan rehabilitasi.
Kabid Penataan Bangunan Gedung Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Doddy Prasetyo mengungkapkan, tiga dari empat paket proyek fisik ini menyasar kantor polsek di bawah naungan Polres Mojokerto Kota. Masing-masing yang berada di wilayah utara Sungai Brantas. ”Polsek Gedeg, Polsek Kemlagi, dan Polsek Dawarblandong,” ungkapnya, kemarin (15/5).
Ketiga markas komando (mako) ini dialokasikan anggaran kurang lebih sebesar Rp 1,7 miliar dari APBD 2026. Antara lain direalisasikan untuk pekerjaan pembangunan pagar di Polsek Gedeg dengan pagu sekitar Rp 515,3 juta. Selain itu, dana hibah juga diplot untuk pekerjaan rehabilitasi gedung. Masing-masing di Polsek Dawarblandong senilai Rp 432,7 juta, dan di Polsek Kemlagi dijatah Rp 765,4 juta. ”Sekarang masih tahap tender,” jelas Doddy.
Selain tiga paket proyek tersebut, pekerjaan rehabilitasi gedung juga dihibahkan untuk Polsek Ngoro di wilayah hukum Polres Mojokerto. Namun, dokumen pengadaan masih belum disorong ke Unit Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Mojokerto untuk diproses dilelang. ”Polsek Ngoro sekarang masih tahap perencanaan,” pungkasnya. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah