’’Nanti kami ikut mengawasi karena itu bagian dari tugas kami.’’
Santoso Bekti Wibowo
Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto
Dua Proyek Menyusul Maju Tender
KOTA - Di samping tiga proyek fisik yang kini telah memasuki tahap akhir tender, Pemkot Mojokerto menyiapkan dua paket pengadaan konstruksi untuk ditender. Keduanya adalah pembangunan lanjutan bekas kantor DPRD di kompleks balai kota dan pekerjaan prasarana kantor Kecamatan Kranggan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo mengatakan, sebanyak lima tender proyek di dinas PUPR Perakim saat ini telah berproses. Tiga paket memasuki tahapan akhir yakni pembangunan gedung BPBD serta gedung Baznas dan Forum CSR di Jalan Bhayangkara, serta pembangunan prasarana Gelora Ahmad Yani. ’’Yang gedung BPBD proses persiapan penandatanganan kontrak, yang gedung Baznas dan Gelora Ahmad Yani proses reviu dokumen hasil pemilihan,’’ jelasnya, kemarin (15/5).
Baca Juga: Dua Proyek Pemkot Mojokerto Dimenangkan Satu CV
Sedangkan, proyek eks gedung DPRD dan proyek kantor Kecamatan Kranggan segera menyusul maju tender. Santoso mengungkapkan, tender pekerjaan tahap dua di bekas gedung legislatif itu saat ini dalam proses kaji ulang dan probity audit. ’’Untuk yang pembangunan prasarana kantor Kecamatan Kranggan mulai persiapan tender,’’ tandasnya.
Seperti diberitakan, proyek lanjutan bekas kantor DPRD berupa pembangunan ruas pertemuan di lantai dua. Tahun lalu, lantai dasar gedung tersebut telah dibangun menjadi masjid dengan anggaran Rp 1 miliar. Pihak pemkot sebelumnya menyatakan, anggaran proyek lanjutan tahun ini lebih besar lantaran menyentuh pekerjaan atap.
Sementara itu, pekerjaan konstruksi di kantor Kecamatan Kranggan tahun ini berupa pemasangan paving halaman. Kantor baru yang berada di Jalan Kranggan 1-A, belakang Rumah Sakit Gatoel, itu sebelumnya telah dibangun pada 2024 dengan anggaran Rp 6,2 miliar.
Santoso mengingatkan agar proses tender proyek fisik dilaksanakan sesuai aturan. Termasuk dalam hal penetapan pemenang lelang. ’’Yang penting secara administrasi terpenuhi dan memenuhi syarat yang ditentukan,’’ tuturnya. Pihaknya pun memastikan bakal ikut mengawasi pelaksaan proyek agar kualitas yang dihasilkan sesuai standar. ’’Nanti kami ikut mengawasi karena itu bagian dari tugas kami,’’ tandas politikus PDI Perjuangan itu. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah