Untuk Pengerjaan Gedung BPBD dan Baznas Kota Mojokerto
KOTA – CV Cendrawasih asal Kesamben, Kabupaten Jombang, memenangkan dua dari tiga tender proyek fisik di Kota Mojokerto. Paket konstruksi yang akan dikerjakan rekanan ini adalah pembangunan gedung BPBD dan proyek gedung Baznas sekaligus kantor Forum Corporate Social Responsibility (CSR).
Pengadaaan proyek gedung BPBD Kota Mojokerto di bekas kantor Bawaslu Kota Mojokerto, Jalan Bhayaangkara, dijadwalkan tanda tangan kontrak hari ini (13/5). CV Cendrawasih ditetapkan sebagai pemenang dengan harga penawaran dan harga terkoreksi Rp 1,6 miliar dari nilai pagu anggaran Rp 2,1 miliar. ”Untuk pelaksanaan tanda tangan kontrak tanggal 13 Mei,” kata Kabid Penataan Ruang, Bangunan, dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Ferry Hendri Koerniawan, kemarin (12/5).
Tahapan ini akan menjadi penentu apakah pembangunan kantor BPBD bakal segera terealisasi. Pasalnya, sebelum mendapat kontrak kerja, penyedia diminta menyerahkan sejumlah dokumen terkait pekerjaan kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek. Penyerahan dokumen tersebut paling lambat hari ini.
Ferry mengungkapkan, surat penunjukan penyedia barang/jasa (SPPBJ) yang diberikan kepada pemenang tender dapat dibatalkan apabila persyaratan yang diminta tak dilengkapi. ”Dan tidak bisa berkontrak,” tandasnya. Sesuai dokumen uraian singkat proyek, pekerjaan pembangunan gedung BPBD ditarget tuntas dalam waktu 150 hari.
Berdasarkan laman LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik), CV Cendrawasih juga ditetapkan sebagai pemenang proyek gedung Baznas Kota Mojokerto dan Forum CSC Kota Mojokerto. Pengadaan proyek di bekas markas Minvetcab V/15 Mojokerto, Jalan Bhayangkara, ini sempat ditender ulang saat tender sudah memasuki tahapan evaluasi, sehingga memicu polemik. Pemkot menyediakan pagu anggaran untuk gedung dua lantai itu sebesar Rp 1,9 miliar.
Adapun dalam paket pengadaan lain, CV Cakra Indo Nusantara dari Gresik ditetapkan sebagai pemenang proyek di Gelora Ahmad Yani dengan harga terkoreksi Rp 1 miliar. Pagu anggaran pembangunan prasarana pagar keliling dan area parkir kompleks olahraga itu dijatah Rp 1,5 miliar. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah