PEMKAB Mojokerto melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberi rew ard kepada 24 kepala desa dan lurah di tengah resepsi upacara Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto di halaman pemkab, Sabtu (9/5).
Hadiah yang diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa ini sebagai bentuk apresiasi untuk para desa yang lunas Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB P2) Buku I,II,III, 2026. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada 99 dusun.
’’Terima kasih kepada kepala desa, lurah, perangkat dan tim yang berhasil melakukan pelunasan PBB P2 Buku I, II, III. Capaian ini tentu menjadi semangat bagi desa lainnya untuk mendorong warganya untuk lebih taat pajak,’’ ungkap Gus Barra.
Didampingi Wakil Bupati dr Muhammad Rizal Oktavian dan Sekdakab Teguh Gunarko, penghargaan diberikan kepada 24 kades dan lurah yang ikut hadir dalam upacara Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto. Apresiasi kali ini juga diberikan kepada 99 dusun sebagai tim pemungut pajak PBB P2 Buku I,II,III tahun 2026. ’’Reward ini menjadi apresiasi pemerintah, sebagai bentuk terima kasih kami kepada pemerintah desa yang terlibat aktif dan ikut mendukung program pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui pelunasan PBB P2,’’ jelasnya.
Hemat Gus Barra, kepatuhan wajib pajak ini menjadi dukungan nyata atas akselerasi pembangunan di berbagai sektor di bumi Majapahit. Sebab, uang pajak yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah, nantinya juga akan dimanfaatkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari layanan sektor pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur jalan, jembatan hingga fasilitas olahraga.
’’Artinya, peran serta perangkat dusun dan kepala desa ini sangat penting lantaran sebagai garda terdepan dalam pelunasan PBB P2. Dan kami pastikan, hasilnya kita kembalikan dan dinikmati masyarakat memalui pemerataan pembangunan dan pelayanan,’’ bebernya.
Pemkab berkomitmen, tahun ini akan melakukan percepatan pembangunan di desa-desa yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa. Harapannya bisa mendongkrak perekonomian yang berdampak pada kesejahteraan warga.
Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah, menambahkan, apresiasi yang diberikan kepada 24 kades dan lurah di Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto sebagai penyemangat bagi desa yang lain agar bisa menyegerakan pelunasan PBB. Bagaiamana pun taat dan bayar pajak tepat waktu itu bentuk dukungan konkret terhadap akselerasi pembangunan. ’’Untuk mendekatkan pelayanan pajak, bapenda juga gencar melakukan jemput bola ke desa-desa,’’ ungkapnya.
Salah satu program yang tengah dijalankan ada Pesan Pakde atau pelayanan sambang pajak daerah ke desa. Dimulai kemarin (11/5), layanan gratis di tengah masyarakat ini bakal berlangsung hingga 25 mei 2026. ’’Jenis pelayanan yang diberikan, ada pendaftaran objek pajak, mutasi subjek pajak atau balik nama, mutasi objek pajak bisa pemecahan atau pnggabungan. Lalu ada pembetulan objek pajak dan pengaktifan objek pajak,’’ jelasnya.
Rinciannya, diawali di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, kemarin (11/5). Dilanjut Selasa (12/5) di Desa Sukosari, kecamatan Trawas, Rabu (13/5) di Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis. Lalu Senin (18/5) di Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang, Selasa (19/5) di Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Rabu (20/5) di Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi, Rabu (21/5) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, dan terakhir Senin (25/5) berlangsung di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah