Untuk Kantor Baznas dan Forum CSR, Dijatah Anggaran Rp 1,9 Miliar
KOTA – Proyek pembangunan gedung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto dan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Mojokerto mulai disorong ke meja lelang. Anggaran pembangunan dua kantor baru di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto, itu dijatah Rp 1,9 miliar.
Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Ferry Hendri Koerniawan mengatakan, dua gedung tersebut bakal menempati lahan bekas markas Minvetcab V/15 Mojokerto di sebelah barat kantor Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan. ”Dibangun dua lantai, untuk gedung Baznas dan Forum CSR,” ujarnya, Selasa (31/3).
Laman LPSE Kota Mojokerto mencatat, pengumuman pascakualifikasi yang menjadi tahapan awal tender telah dimulai pada Jumat (27/3). Paket pekerjaan konstruksi tersebut memiliki nilai pagu Rp 1.974.193.560 yang bersumber dari APBD 2026. Pekerjaan ditarget sudah tanda tangan kontrak pada 17 April mendatang.
Dokumen uraian pekerjaan menyebutkan, jangka waktu pekerjaan konstruksi berlangsung selama 150 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 180 hari. Paket pekerjaan meliputi pembangunan gedung dua lantai lengkap dengan instalasi listrik hingga sanitasi.
Proyek pembangunan kantor Baznas dan Forum CSR sebetulnya sudah direncanakan sejak dua tahun lalu. Pada 2024, proyek gagal direalisasi karena efisiensi anggaran.
Adapun tahun lalu, pembangunan batal dilaksanakan lantaran Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto saat itu, Zantos Sebaya, terjerat kasus korupsi proyek kapal Majapahit di kompleks Taman Bahari Mojopahit (TBM), Kecamatan Prajurit Kulon. Kasus yang melibatkan tujuh orang itu merugikan negara senilai Rp 1,9 miliar. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah