Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

RSUD Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto Gathering dan Buka Puasa Bersama Para Penyintas TB-RO

Fendy Hermansyah • Rabu, 18 Maret 2026 | 14:26 WIB
PEDULI: Plt Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR, memberikan bantuan sembako kepada penyintas TB-RO. 
PEDULI: Plt Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR, memberikan bantuan sembako kepada penyintas TB-RO. 

 

 

 



KABUPATEN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto menggelar gathering dan buka bersama dengan para penyintas TB-RO jelang Hari TB Sedunia atau World TB Day, Sabtu (14/3). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TB dan pentingnya pengobatan yang tepat. 

Kegiatan ini juga diisi dengan siraman tausyiah Ramadan oleh H. M. Sirojudin dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto. Panitia juga memberikan bingkisan sembako bagi peserta penyintas TB-RO. Tampak hadir perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto dan Dinkes Provinsi Jawa Timur. 
Acara ini diadakan sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para pasien TB-RO yang mau berobat teratur dan sudah sembuh. 

APRESIASI: Plt Direktur Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR, bersama para penyitas TB dan perwakilan dari Dinkes Kabupaten Mojokerto dan Dinkes Provinsi Jawa Timur.
APRESIASI: Plt Direktur Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR, bersama para penyitas TB dan perwakilan dari Dinkes Kabupaten Mojokerto dan Dinkes Provinsi Jawa Timur.

 

”Kita apresiasi para pasien TB-RO yang sudah sembuh dan bisa membantu mengedukasi para pasien TB-RO lainnya. TB-RO masih menjadi salah satu penyakit menular yang paling mematikan di dunia. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TB dan TB-RO. Juga pentingnya mengedukasi pengobatan yang tepat,” kata Plt Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR. 

 RELIGI: H. M. Sirojuddin, CH, menyampaikan tausiyah dengan materi hikmah Ramadan.
 RELIGI: H. M. Sirojuddin, CH, menyampaikan tausiyah dengan materi hikmah Ramadan.

 

Para penyintas TB-RO berbuka puasa bersama dan berbagi pengalaman selama berobat di RSUD Prof. dr. Soekandar. ”Ke depan, kita akan membentuk komunitas penyintas TB-RO dan kegiatan ini pertama kalinya di Jatim. Dengan demikian ada rumah sakit yang mau mengumpulkan para penyintas TB-RO,” tambahnya.

Pihaknya mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Dinkes Kabupaten Mojokerto dan Dinkes Provinsi Jawa Timur yang telah berkolaborasi, sehingga pasien TB-RO ini dapat disembuhkan. Dia menegaskan, program ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mojokerto 2025-2029 yang diusung Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Albarraa dan Wakil Bupati dr. Muhammad Rizal Octavian, mewujudkan Mojokerto lebih maju, adil, dan makmur. 

GAME SERU: Panitia membagikan doorprize saat acara gathering.
GAME SERU: Panitia membagikan doorprize saat acara gathering.

 

”Fokus kesehatan dalam visi ini terakomodir dalam Musrenbang RPJMD untuk meningkatkan pelayanan publik dan infrastruktur sektor kesehatan. Ini merupakan salah satu wujud kesatuan dan kolaborasi RSUD Prof. dr. Soekandar, Dinkes Kabupaten Mojokerto dan Dinkes Provinsi Jawa Timur dalam menuntaskan kasus TB di Kabupaten Mojokerto menuju End-TB 2030 atau bebas TB di 2030,” tandasnya. (bas/ris)

Editor : Fendy Hermansyah
#Pemkab Mojokerto #rsud prof dr soekandar #rsud mojokerto #rsud soekandar mojosari #RSUD Soekandar Mojokerto #rsud prof dr soekandar kabupaten mojokerto