Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dudukan Drum Bekas Berkarat, Rentan Kontaminasi Air Lindi, Begini Kondisi Sumur Bor Baznas Kota Mojokerto di TPA Randegan

Fendy Hermansyah • Selasa, 10 Maret 2026 | 14:57 WIB

PAKAI BARANG BEKAS: Begini kondisi sumur bor Baznas Kota Mojokerto yang dibangun di area TPA Randegan Kota Mojokerto.
PAKAI BARANG BEKAS: Begini kondisi sumur bor Baznas Kota Mojokerto yang dibangun di area TPA Randegan Kota Mojokerto.
KOTA - Program penyediaan air bersih berupa pembangunan sumur bor yang didanai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randegan menuai perhatian.

Pasalnya, kondisi sumur bor tersebut berada di lingkungan yang berdekatan dengan genangan air limbah khas kawasan tempat pembuangan sampah.

Pantauan di lokasi menunjukkan instalasi pompa sumur bor dipasang pada dudukan berbahan drum bekas yang telah berkarat. Area di sekitar sumur tampak berlumpur dan tergenang air.

Selang pompa terhubung langsung dengan instalasi pipa, sementara bagian kepala sumur terlihat terbuka tanpa pelindung permanen seperti platform beton.

Lokasi sumur berada di dalam area TPA Randegan yang merupakan tempat pengelolaan sampah milik Pemerintah Kota Mojokerto. Lingkungan sekitar didominasi genangan air serta vegetasi liar yang tumbuh di sekitar titik sumur.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait standar konstruksi sumur bor serta potensi risiko kontaminasi air tanah di kawasan tempat pembuangan sampah. Dalam pengelolaan TPA, umumnya terdapat cairan limbah atau lindi yang berpotensi meresap ke tanah.

Program sumur bor yang didanai dana zakat pada prinsipnya bertujuan menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun pembangunan fasilitas tersebut di kawasan TPA menimbulkan pertanyaan mengenai peruntukan dan penerima manfaat dari program tersebut.

RAWAN KONTAMINASI: Begini kondisi sumur bor Baznas Kota Mojokerto yang dibangun di area TPA Randegan Kota Mojokerto.
RAWAN KONTAMINASI: Begini kondisi sumur bor Baznas Kota Mojokerto yang dibangun di area TPA Randegan Kota Mojokerto.

Dalam akun resmi Badan Amil Zakat Nasional Kota Mojokerto diterangkan, mengenai latar belakang pembangunan sumur bor di lokasi tersebut. "Untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga di sekitar TPA Randegan," tulis Baznas Kota Mojokerto dalam akun Instagram @baznaskotamojokerto.

Hanya saja, pemanfaatan air dari sumur tersebut kini belum jelas. Lantaran, kini tampak sumur tersebut tidak lagi digunakan. 

Demikian pula dengan pihak pemerintah kota yang mengelola TPA Randegan, belum memberikan penjelasan terkait fungsi sumur bor tersebut serta standar keamanan kualitas airnya.

Sejumlah pihak menilai keberadaan sumur bor di kawasan TPA perlu ditinjau dari aspek teknis maupun kesehatan lingkungan. "Sumur bor yang dibiayai Baznas Kota Mojokerto (begitu kondisinya)," ujar Amir, warga setempat. 

Hal ini untuk memastikan air yang dihasilkan aman digunakan serta program yang dibiayai dari dana zakat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. (fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#baznas kota mojokerto #Pemkot Mojokerto #polemik tpa randegan kota mojokerto #tpa randegan kota mojokerto #dlh kota mojokerto #sumur bor