Pasalnya, kondisi sumur bor tersebut berada di lingkungan yang berdekatan dengan genangan air limbah khas kawasan tempat pembuangan sampah.
Pantauan di lokasi menunjukkan instalasi pompa sumur bor dipasang pada dudukan berbahan drum bekas yang telah berkarat. Area di sekitar sumur tampak berlumpur dan tergenang air.
Selang pompa terhubung langsung dengan instalasi pipa, sementara bagian kepala sumur terlihat terbuka tanpa pelindung permanen seperti platform beton.
Lokasi sumur berada di dalam area TPA Randegan yang merupakan tempat pengelolaan sampah milik Pemerintah Kota Mojokerto. Lingkungan sekitar didominasi genangan air serta vegetasi liar yang tumbuh di sekitar titik sumur.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait standar konstruksi sumur bor serta potensi risiko kontaminasi air tanah di kawasan tempat pembuangan sampah. Dalam pengelolaan TPA, umumnya terdapat cairan limbah atau lindi yang berpotensi meresap ke tanah.
Program sumur bor yang didanai dana zakat pada prinsipnya bertujuan menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun pembangunan fasilitas tersebut di kawasan TPA menimbulkan pertanyaan mengenai peruntukan dan penerima manfaat dari program tersebut.
Dalam akun resmi Badan Amil Zakat Nasional Kota Mojokerto diterangkan, mengenai latar belakang pembangunan sumur bor di lokasi tersebut. "Untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga di sekitar TPA Randegan," tulis Baznas Kota Mojokerto dalam akun Instagram @baznaskotamojokerto.
Hanya saja, pemanfaatan air dari sumur tersebut kini belum jelas. Lantaran, kini tampak sumur tersebut tidak lagi digunakan.
Demikian pula dengan pihak pemerintah kota yang mengelola TPA Randegan, belum memberikan penjelasan terkait fungsi sumur bor tersebut serta standar keamanan kualitas airnya.
Sejumlah pihak menilai keberadaan sumur bor di kawasan TPA perlu ditinjau dari aspek teknis maupun kesehatan lingkungan. "Sumur bor yang dibiayai Baznas Kota Mojokerto (begitu kondisinya)," ujar Amir, warga setempat.
Hal ini untuk memastikan air yang dihasilkan aman digunakan serta program yang dibiayai dari dana zakat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. (fen)
Editor : Fendy Hermansyah