’’Dengan capaian PAD optimal, daerah bisa mandiri secara fiskal. Sehingga ke depan, pemerintah daerah tak lagi bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.’’
Ayni Zuroh
Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto
KEMANDIRIAN fiskal masih menjadi catatan khusus bagi DPRD Kabupaten Mojokerto dalam setahun kepemimpinan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Wabup dr. M. Rizal Octavian. Legislator daerah ini pun mendorong dan berkomitmen memperkuat eksekutif melakukan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) di semua sektor.
Harapannya, di tengah pemangkasan transfer pusat ke daerah (TKD), peningkatkan PAD bakal menjadi fondasi keuangan yang kuat bagi daerah. Sehingga pembangunan dapat semakin merata.
Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh mengatakan, DPRD akan selalu mendukung visi dan misi eksekutif yang tertuang dalam Catur Aphipraya Mubarok. Pasalnya, pada dasarnya, DPRD sebagai wakil rakyat berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. ’’Jadi, DPRD juga memiliki tanggung jawab yang sama dengan eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan,’’ ungkapnya.
Dia menjelaskan, DPRD mempunyai tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Sehingga, lanjut Ayni Zuroh, meski belakangan banyak program berdampak berhasil dituntaskan pada satu tahun pemerintahan, namun kalangan dewan memberi catatan serius kaitannya dengan kemandirian fiskal daerah.
’’Di tengah pemangkasan transfer pusat yang begitu besar, pemda kita perkuat untuk mempunyai terobosan dan inovatif dengan melakukan optimalisasi PAD di semua sektor,’’ tegasnya.
Optimalisai PAD ini sangat penting bagi daerah agar memiliki fondasi keuangan yang kuat. Sehingga pembangunan bisa semakin merata. Menurutnya, peningkatan PAD menjadi faktor penting dalam melaksanakan program pembangunan daerah. Seperti infrastruktur dasar, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat.
’’Dengan capaian PAD optimal, daerah bisa mandiri secara fiskal. Sehingga ke depan, pemerintah daerah tak lagi bergantung pada dana transfer pemerintah pusat,’’ paparnya. Di mana, multi efeknya, ekonomi dapat terdongkrak dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat.
”Dengan demikian, visi misi Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil, dan makmur, bisa segera terwujud,’’ tambah Ayni Zuroh. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah