Melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, Pemkab Mojokerto di bawah komando Gus Barra berhasil merealisasikan sejumlah proyek strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Desa Mojopilang. Termasuk penguatan infrastuktur di segala sektor untuk tingkatkan dongkrak perekonomian warga.
Plt Camat Kemlagi Nicky Socrates mengatakan, sebagaimana kepanjangan Pemkab Mojokerto, Kecamatan Kemlagi selalu konsisten dalam mendukung suksesi setiap program yang tertuang dalam visi misi Catur Abhipraya Mubarok. Salah satunya mengawal revolusi permukiman. Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Mojopilang.
’’Capaian paling monumental di Kecamatan Kemlagi adalah suksesnya Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Mojopilang. Proyek senilai Rp 5,7 miliar ini merupakan wujud nyata komitmen Gus Barra dalam mengentaskan rumah tidak layak huni (RTLH) dan menata lingkungan,’’ ungkapnya.
Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga merevitalisasi infrastruktur dasar desa secara menyeluruh. Meliputi rehabilitasi 94 unit RTLH melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Lalu pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS 3R) (Reduce, Reuse, Recycle). Selanjutnya ada peningkatan kualitas jalan dan drainase lingkungan. ’’Termasuk ada penyediaan sistem proteksi kebakaran dan pembangunan jaringan air bersih,’’ tegasnya.
Sebagaiamana ditegaskan Gus Barra, jika PPKT ini hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, desa, serta partisipasi dari swasta dan masyarakat. Untuk 94 bedah rumahnya misalnya, Nicky menegaskan, 40 unit Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) atau rehabilitasi rumah senilai Rp 20 juta per unit. Lalu 54 unit Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS) senilai Rp 50 juta per unit.
Selanjutnya ada 3 unit rumah dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Masing-masing 2 unit dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan 1 unit dari Perumdam Mojopahit. ’’Prinsip dari program ini adalah upaya nyata Pemkab Mojokerto untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,’’ tegasnya.
Harapannya program di Desa Mojopilang ini bisa menginspirasi seluruh stakeholder mewujudkan hunian yang layak, sehat dan aman. ’’Alhamdulillah, desa kami mendapatkan bantuan luar biasa dari Bupati Mojokerto. Semua masyarakat, sebanyak 97 warga, bisa merasakan manfaatnya,’’ ungkap Rubinah, salah satu penerima manfaat seraya mengungkapkan rasa syukurnya.
Tak sekadar itu, penguatan infrastuktur juga menjadi program prioriras yang tengah digulirkan pemkab. Terbaru, dengan diresmikannya jalan poros Dusun Kelompok di Desa Mojogebang. Peresmian ini jadi momen penting bagi masyarakat setempat karena jalur ini tidak hanya menghubungkan warga antardesa, tetapi juga menjadi akses utama menuju SMK Negeri Kemlagi yang setiap hari dilalui pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat umum. ’’Pembangunan jalan poros ini sebagai wujud pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat oleh Pemkab Mojokerto, khususnya jalan yang layak,’’ tegas Nicky.
Ruas ini menghubungkan Desa Mojowono dan Desa Mojogebang di Kecamatan Kemlagi. Dengan anggaran 2,9 miliar, pekerjaan meliputi pelebaran jalan 5,5 meter sepanjang 350 meter dan selebar 5 meter sepanjang 438 meter. Konstruksi beton FS 40 dengan tulangan besi wiremesh ini dilengkapi dinding penahan jalan dari pasangan batu kali. Termasuk, saluran RCP berdiameter 80 sentimeter pada dua titik untuk memperlancar drainase.
’’Melalui pembangunan ini masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya. Harapannya jalan yang semakian lebar dan mulus ini mampu mendongkrak perekonomian warga. Temasuk memudahkan akses ke layanan pendidikan dan kesehatan,’’ pungkasnya.
Praktisnya, satu tahun kepemimpinan, Gus Barra telah meninggalkan jejak nyata di Kecamatan Kemlagi. Keberhasilan Program PPKT di Desa Mojopilang hingga penguatan infrastruktur jadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan besar. Gus Barra tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan baru bagi warga Kemlagi menuju Kabupaten Mojokerto yang lebih maju dan berdaya saing. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah