Pada masa kepemimpinan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Wakil Bupati dr. M. Rizal Octavian, program pembangunan, penguatan pelayanan publik, serta peningkatan koordinasi antarperangkat daerah dinilai memberikan dampak nyata hingga pada level kecamatan dan desa.
Kecamatan Dlanggu berkomitmen terus mendukung implementasi kebijakan daerah agar selaras dengan kebutuhan masyarakat di wilayah. Sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
’’Untuk mewujudkan semangat Catur Abhipraya Mubarok dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter. Selama setahun ini Kecamatan Dlanggu berfokus pada penanganan stunting,’’ kata Camat Dlanggu Akhmad Samsul Bakri.
Di Kecamatan Dlanggu, memang sebelumnya sudah ada program inovasi untuk memberantas kasus stunting. Yakni, Sinau Penting (strategi percepatan penurunan stunting). ”Setelah Sinau Penting sudah berjalan lancar, setahun terakhir kita sudah menerapkan inovasi Simanis Penting (sistem menikah sehat untuk pencegahan stunting). Inovasi ini untuk memberi bekal dan pembinaan bagi pasangan yang mau menikah,’’ terangnya.
Sinau Penting sendiri, sebelumnya telah diterapkan secara berkala dengan memberikan bantuan kepada keluarga stunting yang bersumber dari dana infak. Dana tersebut berasal dari lingkup kecamatan dan menggandeng pihak ketiga. ”Sehingga semakin besar nilai infaknya, semakin bisa membantu keluarga stunting di wilayah Kecamatan Dlanggu,’’ paparnya.
Dengan berjalannya inovasi Simanis Penting, kini pihaknya juga tengah menggencarkan Sekolah Remaja Anti-Stunting alias Seranting. Inovasi anyar itu untuk mencegah stunting dengan memberi bekal ilmu dan pembinaan kepada para remaja secara intensif.
”Alhamdulillah, dengan adanya tambahan inovasi seperti Simanis Penting dan Seranting ini, per November 2025 kemarin sudah tidak ada kasus stunting baru, sebanyak 593 kelahiran bayi sehat semua,’’ imbuhnya.
Dengan adanya ketiga inovasi yang berfokus pada penurunan kasus stunting tersebut, Kecamatan Dlanggu menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan generasi sehat dan bebas dari stunting.
Di mana, sebagai bagian dari upaya mencapai kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. ’’Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dari akarnya,’’ pungkas dia. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah