Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

Indah Oceananda • Senin, 2 Maret 2026 | 20:07 WIB

BERBASIS LOKAL: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa membuka kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan yang diikuti KWT se-Kabupaten Mojokerto.
BERBASIS LOKAL: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa membuka kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan yang diikuti KWT se-Kabupaten Mojokerto.
KABUPATEN - Pada 2025, Pemkab Mojokerto mempunyai cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) sebanyak 135 ton. Tiga ton di antaranya telah disalurkan di Kecamatan Trawas dan Ngoro.

’’Kami ingin memastikan setiap warga Kabupaten Mojokerto dapat mengakses pangan berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendorong ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat,’’ terang Kepala Dispari Kabupaten Mojokerto Mokhamad Riduwan. 

Di sisi lain, dalam bidang konsumsi dan keamanan pangan, dispari mengambil peran dalam hal pembinaan. Selama satu tahun kepemimpinan Mubarok, pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan kian dioptimalkan melalui kelompok wanita tani (KWT).

’’Kegiatan ini diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung diversifikasi pangan rumah tangga. Melalui pelatihan pengolahan pangan serta inovasi produk berbasis komoditas lokal,’’ ulasnya. 

KWT didorong menjadi agen perubahan dalam mewujudkan konsumsi pangan yang lebih variatif dan bernilai tambah. Upaya ini sekaligus mendukung keberlanjutan program food estate atau peduli pangan agar hasil produksi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

BERKELANJUTAN: Produksi benih ikan lele pada Unit Perbenihan  Rakyat (UPR) Dispari Kabupaten Mojokerto kian ditingkatkan.
BERKELANJUTAN: Produksi benih ikan lele pada Unit Perbenihan  Rakyat (UPR) Dispari Kabupaten Mojokerto kian ditingkatkan.

’’Program penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal ini telah diikuti oleh perwakilan KWT dari kecamatan se-Kabupaten Mojokerto,’’ tambahnya. 

Pembinaan lainnya, dispari juga getol melaksanakan kegiatan B2SA goes to school, yaitu menyasar siswa SD se-Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini digulirkan untuk mendukung upaya penumbuhan pola pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman kepada anak-anak.

’’Serta mendorong dan meningkatakan pengentahuan anak-anak dalam mengembangakan dan memopulerkan pola pangan berbasis sumberdaya lokal,’’ pungkasnya. (oce/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Pemkab Mojokerto #inovasi opd #dispari kabupaten mojokerto #setahun kepemimpinan mubarok