Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Disnaker Kabupaten Mojokerto Bangun Kemandirian Ekonomi Masyarakat dengan Pelatihan Pesantren Berbasis Vokasi

Rizal Amrulloh • Jumat, 27 Februari 2026 | 05:25 WIB

 

ASAH KOMPETENSI: Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati saat membuka pelatihan dan sertifikasi bidang multimedia yang menyasar pesantren berbasis vokasi.
ASAH KOMPETENSI: Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati saat membuka pelatihan dan sertifikasi bidang multimedia yang menyasar pesantren berbasis vokasi.
 

KABUPATEN - Membangun kemandirian ekonomi berbasis masyarakat menjadi salah satu program prioritas yang diusung Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Wabup dr. Muhammad Rizal Octavian. Dalam mewujudkannya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto menggulirkan program pelatihan bagi pesantren berbasis vokasi untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja.

Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati mengungkapkan, program unggulan ini telah direalisasikan mulai tahun 2025. Pelatihan vokasi ini bertujuan untuk mengasah keterampilan, khususnya bagi para alumni santri pondok pesantren (ponpes). ”Pelatihan dilaksanakan berdasarkan unit kompetensi melalui pelatihan sertifikasi bidang multimedia,” jelasnya. 

Dalam pelaksanaannya, pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai ponpes berbasis vokasi ini difokuskan untuk mencetak konten kreator. Dengan menggandeng PT Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi atau INTECH, para santri dibekali keahlian membuat konten digital yang profesional selama dua pekan. 

PRESTASI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati menunjukkan piala dan sertifikat penghargaan Pembina Terbaik I K3 tingkat Jatim.
PRESTASI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati menunjukkan piala dan sertifikat penghargaan Pembina Terbaik I K3 tingkat Jatim.

Tak hanya itu, Yo’ie menyatakan, pelatihan ini juga bertujuan untuk melahirkan konten kreator yang andal berkompeten. Sehingga dalam pelaksanaannya juga dilakukan uji sertifikasi bagi seluruh peserta. ”Setelah lulus uji sertifikasi, maka masing-masing peserta mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” jelasnya. 

Sertifikat ini menjadi bukti bahwa para peserta pelatihan telah memenuhi kompetensi tenaga kerja sesuai standar. Diharapkan, para peserta yang lulus pelatihan tak sekadar dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah dari karya konten mereka, tetapi juga mampu meng-influence kemandirian ekonomi masyarakat. 

Yo’ie menambahkan, program pelatihan bagi pesantren berbasis vokasi bakal dilaksanakan secara berkelanjutan. Rencananya, Disnaker Kabupaten Mojokerto tahun ini bakal mengelar pelatihan dan sertifikasi melalui bidang Practical Office Advance (POA) untuk mempersiapkan angkatan kerja menjadi tenaga administrasi profesional dengan keterampilan komputer lanjutan. (ram/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#disnaker kabupaten mojokerto #Pemkab Mojokerto #Dinas Tenaga Kerja Kabupaten mojokerto #setahun kepemimpinan mubarok