Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Disperindag Kabupaten Mojokerto Perkuat Produk IKM melalui Sertifikasi TKDN, Halal, dan Ruang Pamer Dekranasda

Khudori Aliandu • Kamis, 26 Februari 2026 | 06:55 WIB

DUKUNGAN NYATA: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Disperindag Noerhono bersama Kajari Kabupaten Mojokerto Fauzi (tengah) menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku IKM, 10
DUKUNGAN NYATA: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Disperindag Noerhono bersama Kajari Kabupaten Mojokerto Fauzi (tengah) menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku IKM, 10
KABUPATEN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto secara konsisten berkomitmen mengawal visi misi Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Wabup dr. Muhammad Rizal Octavian melalui berbagai program berdampak bagi para pelaku usaha.

Mulai dari sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN), sertifikasi halal, hingga menyediakan ruang pamer. Hal ini sebagai wujud komitmen pemda dalam perkuat legalitas industri kecil menengah (IKM) berdaya saing dan berorientasi pada produk dalam negeri. 

Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Noerhono mengatakan, berbagai program berdampak untuk para pelaku IKM secara berkala terus digeber.  Hal itu, selaras dengan misi ke 3 Gus Bupati-Dokter Rizal, yaitu membangun kemandirian ekonomi pada semua tingkatan. ’’Salah satu program yang jadi fokus kita, melakukan fasilitasi sertifikat TKDN dan halal bagi para pelaku industri kecil,’’ ungkapnya. 

PERKUAT PRODUK LOKAL: Ketua Dekranasda Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko dan Kepala Disperindag Noerhono meresmikan Ruang Pamer Dekranasda di MPP Jalan RA Ba
PERKUAT PRODUK LOKAL: Ketua Dekranasda Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko dan Kepala Disperindag Noerhono meresmikan Ruang Pamer Dekranasda di MPP Jalan RA Ba

Fasilitasi sertifikasi TKDN ini salah satu upaya pemda dalam membantu industri kecil agar mampu meningkatkan daya saing produknya. Termasuk menjadi salah satu syarat penting agar produknya dapat berpartisipasi dalam rantai pasok industri nasional maupun dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

Noerhono menjelaskan, sertifikat TKDN ini sebagai bukti kualitas dan kandungan lokal produk yang telah memenuhi ketentuan. Melalui proses pendampingan, verifikasi, hingga penilaian. ’’Sertifikat TKDN ini sekaligus wujud dukungan daerah dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) sebagaimana kebijakan strategis pemerintah pusat,’’ jelasnya. 

Disperindag juga berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto dalam fasilitasi sertifikasi halal dan merek gratis kepada puluhan pelaku IKM. Legalitas ini bentuk dukungan standarisasi produk IKM untuk memperkuat daya saing industri lokal di tengah persaingan pasar global.

APRESIASI: Bupati Mojokertto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Disperindag Noerhono menyerahkan penghargaan kepada MPS KUD Tani Bahagia Gondang sebagai perusahaan tertib ukur.
APRESIASI: Bupati Mojokertto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Disperindag Noerhono menyerahkan penghargaan kepada MPS KUD Tani Bahagia Gondang sebagai perusahaan tertib ukur.

’’Dengan demikian, industri kecil bisa memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Jadi, program ini wujud pemerintah selalu hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ bebernya. 

Terlebih, sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 2019, terhitung mulai Oktober 2026 nanti, seluruh produk makanan dan minuman wajib memiliki sertifikat halal. Program ini dilaksanakan secara bertahap. Dimulai dengan bimtek atau pendampingan langsung kepada para pelaku usaha.

Dilanjutkan pendaftaran sertifikat halal melalui aplikasi Si-Halal. ’’Harapannya, ke depan Kabupaten Mojokerto tidak hanya dikenal sebagai daerah industri, tetapi juga sebagai pusat industri halal yang berdaya saing dan berkelanjutan,’’ urainya. 

MEMBANGGAKAN: Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Octavian didampingi kepala Disperindag Noerhono dan pegawai Bappeda menerima penghargaan di ajang Anugerah INOTEK Award 2025.
MEMBANGGAKAN: Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Octavian didampingi kepala Disperindag Noerhono dan pegawai Bappeda menerima penghargaan di ajang Anugerah INOTEK Award 2025.

Tak sekadar itu, disperindag juga berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dengan meresmikan Ruang Pamer Dekranasda di Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan RA Basuni, Sooko, dan di kawasan Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST). Ruang pamer ini untuk memperkuat produk-produk unggulan kerajinan daerah agar dikenal lebih luas. Mulai dari produk khas Majapahitan, kerajinan tangan, fashion, kuliner olahan, hingga kriya modern. (ori/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#bupati mojokerto #Pemkab Mojokerto #disperindag kabupaten mojokerto #setahun kepemimpinan mubarok