KABUPATEN - Di bawah kepemimpinan Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR, rumah sakit milik daerah ini terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Program unggulan tersebut antara lain adalah layanan Pusaka (pusat keselamatan dan kegawatdaruratan). Inisiatif serta inovasi RSUD Prof. dr. Soekandar yang telah siap mengemban misi layanan terbaik kepada masyarakat selaras dengan program konter atau konsultasi dokter.
Plt Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, FISR, mengatakan, Pusaka Soekandar berarti senjata atau kekuatan RSUD Prof. dr. Soekandar dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Layanan Pusaka, lanjut dia, merupakan unit kerja yang terkoordinasi untuk memberikan pelayanan gawat darurat secara cepat, tepat, cermat, efektif, dan mudah. ’’Pusaka Soekandar memiliki suatu sistem yang bisa memudahkan masyarakat mendapatkan layanan pertolongan keselamatan dan kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan 24 jam,’’ ungkapnya.
Penerapan layanan ini digulirkan 24 jam nonstop dan terintegrasi dengan Call Center 112 milik Diskominfo Kabupaten Mojokerto, yang bebas biaya. Tak hanya itu, layanan ini juga telah didukung dengan berbagai fasilitas mumpuni. Selanjutnya, ada fasilitas Whatsapp, di mana dokter dan pasien bisa berinteraksi secara langsung untuk mengetahui kondisi pasien yang akan ditangani.
Gigih menyebutkan, keberadaan inovasi Pusaka memiliki fungsi pelayanan kepada masyarakat. Seperti pemberi pelayanan gawat darurat (gadar) melalui proses pemilahan kondisi (triase), pemandu pertolongan pertama (first aid), pengevakuasi korban/pasien gadar, dan pengoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes jejaring).
’’Di antaranya ruang pusat kendali kegawatdaruratan, dan ambulans GPS tracker yang memudahkan pihak rumah sakit untuk memantau terkait perjalanan menuju pasien,’’ jelasnya. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah