ERA kepemiminan Bupati Muhammad Albarraa-Dokter M. Rizal Octavian, Pemkab Mojokerto juga turut memberikan perhatian serius terhadap mahasiswa kurang mampu namun berprestasi, melalui program beasiswa. Dengan plotting anggaran Rp 1 miliar lebih, pemda menggratiskan biaya kuliah bagi ratusan mahasiswa yang menempuh perkuliahan di 14 perguruan tinggi berbeda, baik negeri maupun swasta.
Kabag Kesra Setdakab Mojokerto Nunuk Djatmiko menuturkan, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi ini sebagai wujud implementasi salah satu visi misi Catur Abipraya Mubarok yang ke-2. Yaitu, mewujudkan sumber daya manusia (SDM) tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter. ’’Artinya, ini wujud nyata pemkab hadir untuk meningkatkan SDM terhadap masyarakat kurang mampu,’’ ungkapnya.
Melalui beasiswa bagi masyarakat miskin berprestasi ini tak lain demi untuk menjawab anak-anak berprestasi yang terhambat pendidikannya akibat keterbatasan ekonomi. Dengan demikian, ke depan diharapkan dapat menekan angka putus sekolah di bumi Majapahit. ’’Program ini sekaligus sebagai komitmen Gus Bupati dalam melakukan pemerataan akses pendidikan yang berkeadilan dan berkelanjutan,’’ tegasnya.
Dia menambahkan, beasiswa tersebut disalurkan kepada 132 mahasiswa dengan total anggaran Rp 1 miliar lebih. Di mana, satu siswanya dialokasikan sebesar Rp 10 juta. Selama ini mereka tersebar di lima perguruan tinggi negeri (PTN) mencapai 50 orang, dan 82 mahasiswa di sembilan perguruan tinggi swasta (PTS). ”Sebagai sasaran penerima beasiswa, salah satunya menyasar penghafal Alquran atau hafiz dan prestasi akademik yang dimiliki,” tandas Nunuk. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah