Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Diskominfo Kabupaten Mojokerto Akselerasi Empat Program Prioritas, Percepat Pemanfaatan Digitalisasi Massal

Indah Oceananda • Jumat, 20 Februari 2026 | 05:00 WIB

 

TEROBOSAN BARU: Bupati Muhammad Albarraa memberi arahan kepada kepala OPD agar terus memperkuat digitalisasi untuk mengoptimalkan kinerja pemerintahan pada sosialisasi Arsitektur Pemerintahan Digital
TEROBOSAN BARU: Bupati Muhammad Albarraa memberi arahan kepada kepala OPD agar terus memperkuat digitalisasi untuk mengoptimalkan kinerja pemerintahan pada sosialisasi Arsitektur Pemerintahan Digital
Kualitas pelayanan informasi publik melalui percepatan transformasi inovasi digital DI Kabupaten Mojokerto terus diperkuat. Penguatan layanan informasi publik merupakan bentuk komitmen Pemkab Mojokerto dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

SEJALAN dengan program prioritas kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa dan Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian (Mubarok), digitalisasi menjadi fokus Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto. Program digitalisasi digaungkan demi mewujudkan pelayanan informasi publik yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

’’Empat program prioritas Bupati yang mana sesuai dengan visi peningkatan pelayanan dan good governance dalam bidang digitalisasi, sejauh ini yang sudah dicapai dalam setahun kepemimpinan yaitu Kampung Platform Digital, Wajib Desa Digital Service, Digitalisasi Pemerintahan, serta Layanan Publik dan MPP Digital,’’ kata Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Nugraha Budhi Sulistya.

Dalam mendukung visi tersebut, saat ini Pemkab Mojokerto telah merancang roadmap 5 tahun transformasi digital. Itu diawali sejak tahun lalu dengan fase membangun fondasi ekosistem digital.

Fondasi ini meliputi kehadiran inovasi Superapps E-office sebagai platform Tunggal pelayanan kepada ASN, E-Office Desa sebagai platform digitalisasi desa yang terintegrasi dengan E-Office dan Mojocaakti, Superapps Mojocaakti sebagai platform Tunggal layanan kepada masyarakat, yang kemudian didukung dengan 350+ Km jaringan FO dan 10+ Gbps bandwidth internet.

’’Di tahun ini, sesuai roadmap tersebut, Pemkab Mojokerto telah mencapai fase percepatan pemanfaatan digitalisasi massal. Di mana sebelumnya sudah ditunjang dengan fondasi ekosistem digital,’’ ungkapnya.

Adapun, empat program prioritas Bupati dalam bidang digitalisasi pun telah merambah dan saling berkaitan ke seluruh lini pemerintahan. Nugraha menyebutkan, dalam inovasi Kampung Platform Digital dan Wajib Desa Digital Service misalnya. Kedua program ini sangat berperan dalam peningkatan kualitas layanan informasi dan komunikasi publik.

’’Contoh fiturnya, ada dalam inovasi E-Office Desa. Dua program ini saling berkaitan dalam mewujudkan pelayanan informasi publik yang modern. Sebab, seluruh desa sudah menerapkan tanda tangan elektronik,’’ ulas dia.

Tak hanya merancang hingga target 2029, Diskominfo juga menyiapkan lompatan infrastruktur di tahun ini. Selama 2026 ini, program digitalisasi terus digencarkan seperti di antaranya, Regulasi E-Office Desa, Awarding Desa Digital, Digital Learning Center, Superapps Mojocaakti, Integrasi Lapor Gus Bupati serta Dashboard Executive.

’’Terobosan beragam aplikasi ini dirancang menjadi platform terpadu yang memuat layanan pengaduan, pelayanan publik, informasi daerah, hingga promosi potensi wisata dan investasi,’’ tandasnya. (oce/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#inovasi opd pemkab mojokerto #Pemkab Mojokerto #Diskominfo Kabupaten Mojokerto