KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan bantuan alat pertanian modern berupa drone sprayer senilai Rp 1,06 miliar, kemarin (10/2). Bantuan dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI ini disalurkan kepada kelompok tani (poktan) di Kabupaten Mojokerto.
Bertempat di Balai Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, empat unit drone sprayer diserahkan kepada empat penerima manfaat. Masing-masing diterima Poktan Tani Mulyo, Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar; Poktan Tani Jaya Desa Madureso, Kecamatan Dawarblandong; Poktan Tani Mulyo Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong; serta Poktan Sejahtera III Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan.
Bupati Albarraa mengungkapkan, melalui paket bantuan alat pertanian modern ini diharapkan dapat menekan biaya produksi petani. Sehingga penggunaannya dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja para petani.
”Dengan teknologi seperti drone sprayer, kami ingin memastikan petani dapat bekerja lebih cepat, lebih aman, dan lebih hemat. Sehingga hasil pertanian meningkat dan pendapatan petani pun ikut naik,” harapnya.
Tak hanya itu, Gus Bupati optimistis perangkat pertanian ini ke depan juga akan mampu menunjang ketahanan pangan daerah. Kerena dengan kondisi terbatasnya tenaga kerja di sektor pertanian, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu solusi untuk menjaga keberlangsungan produktivitas pertanian.
”Kami tidak ingin petani terus bekerja dengan cara-cara lama yang memakan waktu panjang dan biaya tinggi. Karena itu, kita harus berani melangkah menuju pertanian modern dan berbasis teknologi atau smart farming,” tuturnya.
Selain lebih hemat biaya, jelas Gus Bupati, bantuan drone sprayer juga mampu mempercepat proses perawatan tanaman. Bahkan, dengan piranti canggih ini juga dinilai lebih aman bagi petani.
”Dengan penggunaan drone, petani tidak lagi harus memanggul tangki semprot yang berat serta mengurangi paparan langsung terhadap bahan kimia. Keselamatan dan kesehatan petani adalah prioritas utama pemerintah,” tegasnya.
Dia menambahkan, keberadaan perangkat pertanian modern ini sekaligus menjadi upaya untuk menarik minat generasi muda dalam bercocok tanam. Sehingga regenerasi petani Kabupaten Mojokerto bisa terwujud secara berkelanjutan.
Karena itu, Gus Bupati meminta agar bantuan alat pertanian tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh masing-masing poktan. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah